Semarang, Blok7.id – Misteri hilangnya Mozza Axillia Gunarsa (18), gadis asal Kabupaten Semarang yang menghilang sejak Juni 2025, mulai terungkap.
Kerangka perempuan ditemukan di area lahan tol kawasan Perumahan Candi Golf, Kelurahan Jangli, Kota Semarang.
Polisi menangkap seorang pria berinisial MPDA (22) alias V, warga Kabupaten Blora. Pria yang disebut sebagai kekasih Mozza itu diduga kuat terlibat dalam pembunuhan korban.
MPDA mengaku menghabisi nyawa Mozza pada 25 Juni 2025. Saat itu, korban belum dilaporkan hilang.
“MPDA mengakui membunuh Mozza pada 25 Juni 2025 atau tiga hari sebelum Mozza dilaporkan hilang pada 28 Juni 2025,” kata Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana pada Jumat (4/9).
Setelah ditangkap, MPDA kemudian menunjukkan lokasi tempat jasad Mozza dibuang. Polisi bergerak ke area pinggir Tol Dalam Kota Semarang di wilayah Jangli, Kecamatan Tembalang.
Di lokasi tersebut, petugas menemukan kerangka manusia dalam kondisi lengkap. Beberapa lembar kain juga ditemukan tidak jauh dari kerangka.
“Kami dapati kerangka lengkap dengan beberapa lembar kain, kami bawa ke RS Bhayangkara,” ujar Bodia.
Orang tua Mozza kemudian datang ke lokasi dan melihat kerangka tersebut. Mereka menduga kuat kerangka itu merupakan putrinya yang hilang lebih dari setahun lalu.
Dugaan tersebut didasarkan pada sejumlah ciri yang masih dapat dikenali, termasuk tambalan gigi gingsul dan jepit rambut.
Namun, polisi belum menyatakan identitas kerangka itu secara resmi. Pemeriksaan forensik masih dilakukan untuk memastikan kecocokan dengan keluarga Mozza.
“Secara scientific investigation kami sudah ambil sampel untuk pembandingan secara DNA karena belum ada rekam giginya, gigi masih utuh,” jelasnya.
Polisi menegaskan pengakuan MPDA maupun keyakinan keluarga belum cukup untuk memastikan identitas kerangka secara hukum.
“Kalau dari pengakuan kan memang seperti itu (benar, red), tetapi kan itu nilainya nol. Kami masih menunggu hasil forensik supaya fiks ya,” tuturnya.
Pengungkapan kasus ini bermula dari petunjuk yang diberikan orang tua Mozza. Polisi mendapat informasi dari sebuah gawai yang masih terhubung dengan akun media sosial milik korban.
Petunjuk tersebut membawa penyidik pada aktivitas Mozza sebelum menghilang. Polisi mengetahui korban sempat menemui seorang pria di sebuah indekos di kawasan Jalan Sriwijaya, Kota Semarang.
Penyelidikan kemudian mengarah kepada MPDA. Polisi akhirnya menangkap pria tersebut di rumahnya di Kabupaten Blora.
Mozza sendiri dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025.
Sebelum pergi, Mozza sempat mengirim pesan kepada orang tuanya sekitar pukul 10.00 WIB. Ia berpamitan hendak mengantarkan laptop milik temannya di sekitar Makodam IV Diponegoro, Banyumanik, Kota Semarang.Saat meninggalkan rumah, Mozza mengenakan hijab dan baju putih lengan panjang. Ia juga memakai sandal krem merek Reebok.
Mozza pergi menggunakan sepeda motor Honda Vario 125 berwarna hitam dengan nomor polisi H 5344 ALC. Saat itu, dia disebut tidak membawa STNK.Lebih dari setahun kemudian, penemuan kerangka di kawasan Jangli dan pengakuan seorang pria yang disebut sebagai kekasih korban menjadi titik penting dalam pengungkapan kasus hilangnya Mozza.
Meski demikian, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan DNA untuk memastikan apakah kerangka yang ditemukan tersebut benar merupakan Mozza Axillia Gunarsa.
