Blora. Blok7.id – Pemkab Blora menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) perangkat daerah di Pendopo Kabupaten Blora, Selasa (31/3/2026).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Rakor ini diikuti seluruh kepala OPD dan camat.
Kegiatan dipimpin langsung Bupati Blora Arief Rohman, didampingi Wakil Bupati Sri Setyorini dan Sekretaris Daerah Komang Gede Irawadi.
Dalam rakor tersebut, Pemkab Blora menekankan penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih serta pencegahan korupsi.
Hal ini merupakan tindak lanjut arahan Pemerintah Provinsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Bupati Arief Rohman meminta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pelanggaran, terutama di sejumlah sektor rawan.
“Area rawan harus diantisipasi sejak dini. Jangan sampai terjadi di Kabupaten Blora,” ujarnya.
Ia merinci area yang perlu mendapat perhatian, mulai dari perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, hingga pengisian jabatan.
Terkait pengisian jabatan, Arief menegaskan pentingnya penerapan sistem merit secara transparan dan bebas dari praktik jual beli jabatan.
“Silahkan kepala OPD kalau ada bawahan yang berprestasi, yang bagus, diusulkan saja pada baperjakat, nanti ada seleksi terbuka dan nanti ada pula kepala OPD yang bergeser,” jelasnya.
Selain itu, perencanaan pembangunan juga disorot. Pemkab diminta memastikan sinkronisasi program, termasuk mengakomodasi pokok pikiran DPRD agar sesuai kebutuhan masyarakat.
Mengacu pada penguatan pengawasan KPK, terdapat tiga sektor utama yang menjadi perhatian, yakni perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, serta praktik jual beli jabatan.
Sementara itu, Sekda Komang Gede Irawadi mengungkapkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan melakukan pemeriksaan laporan keuangan daerah pada April 2026.
“Seluruh OPD diminta mempersiapkan dokumen secara optimal,” kata dia.
Ia menambahkan, KPK juga menekankan pendekatan pencegahan melalui sosialisasi, monitoring, dan pengawasan berkelanjutan guna memperkuat kesadaran antikorupsi di lingkungan pemerintah daerah.
Sebelum rakor digelar, kegiatan diawali dengan pelepasan purna tugas Kepala Bapperida A. Mahbub Djunaidi dan Camat Kunduran Suharto. Pemkab Blora menyampaikan apresiasi atas pengabdian keduanya.
