Spread the love

SAMPANG, Blok7.id – Aliansi Peduli Perempuan dan Anak (APPA) menggelar aksi unjuk rasa (unras) di depan Markas Kepolisian Resor (Polres) Sampang pada Rabu (24/9/2025).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kedatangan mereka bertujuan menuntut keadilan bagi para korban kekerasan seksual terhadap anak yang penanganannya dinilai belum tuntas oleh aparat kepolisian.

​Koordinator aksi, Siti Farida, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kinerja Polres Sampang yang dianggap lamban dalam menangani kasus-kasus kekerasan seksual.

Menurutnya, hingga saat ini aparat kepolisian belum berhasil menangkap sejumlah tersangka dari beberapa kasus yang terjadi.

img-20250925-wa0022

​“Kami prihatin melihat kasus pencabulan yang berlarut-larut, sementara pelaku sebagian besar masih bebas. Aparat seharusnya melindungi anak-anak, bukan menunda keadilan,” tegas Siti Farida dalam orasinya.

​Ia menambahkan bahwa sejumlah kasus yang terjadi rentang waktu 2020 hingga 2025 di beberapa kecamatan, termasuk Torjun, Robatal, Camplong, dan Tambelangan, sebagian besar disebutkannya masih belum ada penyelesaian hukum yang jelas.

​Dalam aksinya, APPA menyampaikan empat tuntutan utama kepada Polres Sampang. Tuntutan tersebut adalah:

  1. ​Menuntaskan seluruh kasus pencabulan atau kekerasan seksual terhadap anak.
  2. ​Segera menangkap para pelaku yang masih berkeliaran.
  3. ​Mencopot aparat yang terindikasi bermain dalam kasus tersebut.
  4. ​Mendesak Polres Sampang untuk mengintensifkan upaya pencarian dan penangkapan pelaku sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

​Massa aksi berharap Polres Sampang dapat segera bertindak cepat dan transparan demi memberikan keadilan dan perlindungan maksimal bagi anak-anak korban kekerasan seksual di wilayah Sampang. (Rusfandi)

error: Content is protected !!