Spread the love

BLORA, Blok7.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan kepada peserta didik PAUD dan SD di Desa Tambaksari, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, menuai keluhan dari para wali murid.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Makanan yang berasal dari dapur Larasati, Desa Sendangharjo, diduga dalam kondisi tidak layak konsumsi.
Informasi tersebut mencuat melalui unggahan media sosial TikTok akun @nix_sund, Kamis (15/1/2026).

Dalam video yang beredar, pengunggah menyebut menu ayam MBG berbau tidak sedap dan diduga telah basi, sehingga banyak siswa enggan mengonsumsinya.

“Ayamnya basi ya ini. MBG hari ini dari Larasati Sendangharjo, ayamnya bau basi, anak-anak nggak mau makan,” demikian narasi dalam video tersebut.

Tak hanya video, unggahan itu juga menampilkan tangkapan layar percakapan grup WhatsApp yang diduga merupakan grup wali murid.

Dalam percakapan tersebut, sejumlah orang tua mengeluhkan kondisi makanan MBG, terutama menu ayam dan sop yang disebut berbau serta tidak segar.

Keluhan ini memicu kekhawatiran masyarakat, mengingat program MBG digagas untuk meningkatkan asupan gizi sekaligus menjaga kesehatan anak-anak sekolah.

Orang tua khawatir, jika benar makanan tersebut basi, justru dapat membahayakan kesehatan peserta didik.

Para wali murid berharap pihak penyedia MBG, khususnya pengelola dapur, serta instansi terkait segera turun tangan melakukan pengecekan dan evaluasi menyeluruh terhadap proses pengolahan, penyimpanan, hingga pendistribusian makanan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola MBG maupun dinas terkait mengenai dugaan makanan basi tersebut.

Masyarakat mendesak agar pengawasan program MBG diperketat dan kejadian serupa tidak terulang demi keselamatan serta kesehatan anak-anak.

(Redaksi/Hans)

Foto : Tangkapan Layar

error: Content is protected !!