PATI, Blok7.id – Kediaman Teguh Irianto, salah satu koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Pati, Jawa Tengah, diduga menjadi sasaran aksi pembakaran oleh Orang Tak Dikenal (OTK), Jumat (3/10/2025) Subuh, sekitar pukul 04.10 WIB.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Peristiwa ini nyaris merenggut nyawa satu keluarga dan dicurigai kuat sebagai rentetan dari kasus kekerasan yang sebelumnya menimpa Teguh.
Kronologi Kejadian yang Mengancam Nyawa
Menurut keterangan Teguh di lokasi kejadian, api pertama kali diketahui oleh ibunya yang hendak melaksanakan Sholat Subuh.
”Ibu saya bangun, mengetahui ada api dari dalam ini, berkobar-kobar, setelah itu teriak-teriak,” ujar Teguh.
Api diketahui bermula dari bagian luar rumah, membakar tumpukan barang seperti tempat sampah, botol bekas, sapu lidi, dan karpet.
Beruntung, api yang sempat merembet masuk ke bagian dalam rumah melalui sela-sela pintu berhasil dipadamkan olehnya dan keluarga dengan bantuan air dari kamar mandi. Aksi cepat ini mencegah api menghanguskan seluruh isi rumah.
Diduga Terkait Kasus Pengeroyokan Sebelumnya
Teguh menduga keras bahwa aksi pembakaran ini berkaitan erat dengan kasus pengeroyokan yang menimpanya sebelumnya.
Ia meyakini ada pihak yang ‘berantai’ dan berniat jahat, bahkan menganggap pembakaran rumah sebagai upaya percobaan pembunuhan karena saat kejadian seluruh anggota keluarganya berada di dalam rumah.
”Saya kira, saya duga ini berantai, ada hubungannya dengan peristiwa kemarin. Saya mohon, terutama saya dan warga Pati, kayaknya suasananya sudah tidak aman,” tegas Teguh, menggambarkan rasa kekhawatiran yang meluas.
Mendesak ! Kepolisian Harus Bertindak Cepat
Mengingat situasi yang disebutnya sudah ‘tidak aman’ dan telah mengancam nyawa satu keluarga, Teguh meminta aparat kepolisian untuk segera bertindak.
Ia secara khusus mendesak Polres Pati agar segera menangkap para pelaku, baik pelaku pengeroyokan yang telah ia laporkan maupun pelaku pembakaran rumahnya.
“Ini sudah mengancam nyawa, bukan nyawa saya saja, nyawa satu keluarga dan tiga keluarga termasuk tetangga-tetangga ini karena rumahnya berimpitan,” jelasnya, menyoroti bahaya kebakaran yang berpotensi merembet ke rumah-rumah tetangga.
“Pihak kepolisian segera mengusut tuntas insiden pembakaran ini untuk mengembalikan rasa aman bagi keluarga saya dan masyarakat Pati,” pungkas Teguh. (Hans)
