BLORA, Blok7.id – Polemik truk pengangkut tanah galian C yang diduga mengganggu arus lalu lintas di jalur Ngampel-Sendangharjo, Kecamatan Blora Kota, Kabupaten Blora, akhirnya ditindaklanjuti pemerintah daerah.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Sutiyono, Kasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pada Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Blora, mengatakan pihaknya telah melakukan sambang langsung ke lokasi tambang menyusul aduan masyarakat di media sosial.
“Tadi pagi kami bersama teman-teman LLAJ mendatangi tempat yang disinyalir terjadi gangguan lalu lintas. Itu terkait aduan dari medsos dan segera kami tindaklanjuti. Kami sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Blora dan menemukan berbagai parkir kendaraan yang sekiranya mengganggu lalu lintas,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
Di lokasi, petugas berkoordinasi dengan koordinator lapangan bernama Ucok serta pemilik tambang, Gagat.
Menurut Sutiyono, Gagat mengakui keberadaan kendaraan yang parkir di bahu jalan memang mengganggu arus lalu lintas.
“Gagat kami temui dan dia mengakui kendaraan tersebut memang mengganggu lalu lintas. Segera akan ditindaklanjuti, parkir kendaraan dialihkan masuk ke lokasi,” jelasnya.

Terkait ceceran tanah di bahu jalan yang dikeluhkan warga, Sutiyono menyebut pihak pemrakarsa tambang bersedia menjaga kebersihan, terutama saat musim hujan.
“Apabila musim hujan, akan ada sistem penyemprotan. Nanti juga ada yang menjaga di pintu keluar-masuk kendaraan angkutan tambang,” katanya.
Disinggung mengenai distribusi hasil tambang, Sutiyono mengungkapkan keterangan dari pemilik tambang bahwa truk sumbu dua mengirim material untuk kebutuhan proyek KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) di Blora.
“Tadi keterangan dari Gagat, kendaraan truk sumbu dua kirim material untuk kebutuhan proyek KDMP. Untuk truk sumbu dua lebih atau kendaraan besar saya kurang mengetahui karena tidak dijelaskan,” terangnya.
Sementara itu, Gagat selaku pemilik tambang galian C ketika dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut memilih tidak memberikan tanggapan.
“Gak ada tanggapan mas,” ujarnya singkat.
(Redaksi/Hans)
