Blok7.id – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyayangkan tayangan Netflix yang menghadirkan konten LGBT di animasi anak. Ia mewanti-wanti agar konten semacam itu tidak masuk ke Indonesia.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!“Sangat menyayangkan adanya tayangan Netflix dengan konten pro-LGBT dalam film animasi yang menjadi konsumsi anak-anak. Saya mendukung Komdigi untuk bertindak tegas, termasuk rencana Komdigi yang akan memanggil Netflix,” kata Sukamta, Jumat (3/10/2025).
Sukamta menekankan pemerintah RI harus bisa menekan Netflix agar tidak menayangkan konten serupa di Tanah Air. Menurut dia, semua tayangan impor wajib menyesuaikan dengan norma yang berlaku di Indonesia.
“Pemerintah harus bisa menekan Netflix untuk mencegah konten-konten seperti itu. Bahwa tayangan impor harus disesuaikan dengan norma dan hukum di Indonesia,” ungkapnya.
Legislator PKS itu juga menyinggung ajakan pebisnis Elon Musk untuk memboikot Netflix. Sukamta menilai justru konten di platform X lebih rawan bagi publik karena mudah diakses dan kerap memuat pornografi serta promosi judi online.
“Sementara itu, terkait ajakan Elon Musk untuk boikot Netflix, justru yang lebih meresahkan sebetulnya ada di platform Elon Musk sendiri, yaitu Twitter/X. Di dalamnya, netizen bahkan bisa dengan lebih mudah mengakses konten pornografi yang sering jadi promosi judi online,” ungkap Sukamta.
Ia menambahkan, platform digital seperti X seharusnya lebih patuh pada aturan di Indonesia, termasuk UU ITE.
“Kasus Twitter ini bisa terjerat aturan, sebagaimana dalam UU ITE Pasal 40 diatur bagi PSE untuk melakukan moderasi konten sebelum konten tersebut di-publish. Harusnya Elon Musk bisa lebih patuh dengan UU ITE di Indonesia,” tambah Sukamta.
