BLORA, RANDUBLATUNG, Blok7.id – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Polisi Kehutanan (Polhut), jajaran Polhut KPH Randublatung menggelar tasyakuran sederhana namun sarat makna di Kantor KPH Randublatung, Minggu (21/12/2025).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Acara tersebut dihadiri Administratur KPH Randublatung Herry Merkussiyanto Putro, Wakil Administratur Bambang Sunarto, CPM Blora Yoyok, Danru Polhut Rudi, serta seluruh anggota Polhut KPH Randublatung.
Dalam sambutannya, Administratur KPH Randublatung Herry Merkussiyanto Putro menegaskan bahwa usia 59 tahun merupakan fase kematangan bagi institusi Polhut.
Namun, menurutnya, kematangan usia harus diiringi peningkatan profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas.
“Usia 59 tahun adalah usia yang sangat matang. Ke depan, Polhut dituntut semakin profesional karena tantangan tugas akan semakin berat seiring dinamika politik, ekonomi, dan sosial yang terus berkembang,” tegas Herry.
Ia juga menyoroti berkurangnya sumber daya manusia yang berdampak langsung pada pelaksanaan tugas di lapangan.
Kondisi tersebut, kata Herry, menuntut Polhut untuk lebih adaptif, humanis, dan luwes dalam menghadapi berbagai situasi tanpa mengesampingkan ketegasan hukum.
Lebih jauh, Herry menekankan pentingnya soliditas dan integritas internal. Menurutnya, tanpa kekompakan dan semangat kebersamaan, tugas pengamanan dan perlindungan hutan tidak akan berjalan maksimal.

“Ajining diri soko lathi, Ajining rogo soko busono. Ucapan dan sikap adalah cerminan diri. Seragam sebagai identitas Polhut harus dikenakan sesuai ketentuan dan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Sementara itu, CPM Blora Yoyok menyampaikan apresiasi atas dedikasi panjang Polhut dalam menjaga kelestarian hutan sebagai aset negara dan sumber kehidupan masyarakat. Ia menilai Polhut memiliki peran strategis yang tidak hanya sebatas penegakan hukum kehutanan.
“Polhut adalah garda terdepan dalam menjaga lingkungan, mencegah kerusakan hutan, sekaligus membangun sinergi dengan masyarakat sekitar hutan,” ujar Yoyok.
Ia menambahkan, kompleksitas tantangan ke depan menuntut Polhut untuk terus memperkuat integritas, profesionalisme, dan kerja sama lintas sektor. Momentum HUT ke-59 ini, menurutnya, harus menjadi sarana evaluasi dan introspeksi agar kinerja Polhut semakin optimal.
Dengan mengusung tema ‘Sinergi Menjaga Hutan, Kolaborasi Membangun Negeri’, peringatan HUT Polhut ke-59 di KPH Randublatung diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan berkeadilan.
(Redaksi/Hans)
