Spread the love

Blok7.id – Insiden kebakaran di kilang minyak PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) Tuban, Jawa Timur, terus mendapat sorotan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKS, Ateng Sutisna, mendesak agar kejadian tersebut diusut tuntas dan tidak dianggap sebagai insiden biasa.Kebakaran yang terjadi pada Selasa (15/10) lalu diduga dipicu oleh kebocoran pompa.

Peristiwa itu menimbulkan kepulan asap tebal dan ledakan kecil yang sempat membuat warga sekitar panik.Ateng menegaskan, kejadian serupa tidak seharusnya terus terulang di fasilitas vital seperti kilang minyak yang memiliki tingkat risiko tinggi.

“Kalau benar ada kesalahan prosedur, berarti ada masalah serius dalam sistem keselamatan kerja di kilang selama ini. Jangan sampai kebakaran dianggap kejadian biasa yang akan terus terulang ke depan,” tegas Ateng dalam keterangan tertulis, Minggu (20/10).

Ia menyoroti laporan DPRD Tuban yang menyebutkan adanya indikasi kesalahan prosedur dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, laporan itu harus segera ditindaklanjuti melalui penyelidikan terbuka dan menyeluruh.

Ateng juga meminta manajemen TPPI dan Pemerintah membuka hasil investigasi secara transparan kepada publik agar tidak menimbulkan spekulasi.

“Audit harus dilakukan secara independen agar objektif. Hasilnya nanti bisa menjadi acuan bagi seluruh kilang migas di Indonesia untuk memperkuat sistem pencegahan kebakaran. Jangan hanya berhenti di Tuban,” ujarnya.

Ia menilai audit eksternal dan independen terhadap sistem keamanan serta prosedur operasional sangat penting untuk memastikan seluruh aspek K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) berjalan sesuai standar internasional.

Selain itu, Ateng menekankan pentingnya perlindungan bagi masyarakat sekitar kilang. Ia meminta Pemerintah memastikan dampak lingkungan dan risiko kesehatan akibat insiden tersebut tertangani dengan baik.

“Keselamatan manusia dan keamanan lingkungan harus jadi prioritas utama, bukan sekedar angka produksi. Pemerintah tidak boleh berasumsi enteng setiap kejadian di sektor migas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ateng mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh sistem operasional kilang minyak di Indonesia. Ia mengingatkan bahwa peristiwa serupa sudah berulang kali terjadi dan harus menjadi pelajaran bersama.

“Minyak adalah sektor vital, tapi jangan sampai keselamatan diabaikan. Peristiwa di Tuban ini harus menjadi pelajaran agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan,” tutupnya.

Foto Pemprov Jatim

error: Content is protected !!