Spread the love

Blok7.id – Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Tengah menjatuhkan sanksi tegas buntut insiden tendangan kungfu dalam laga Liga 4 Jawa Tengah antara PSIR Rembang melawan Persikaba Blora.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Tak hanya pemain, wasit yang memimpin pertandingan tersebut juga ikut disanksi.

Insiden itu terjadi dalam laga lanjutan Liga 4 Jateng yang digelar di Stadion Krida, Kabupaten Rembang, Rabu (21/1/2026).

Pertandingan PSIR Rembang vs Persikaba Blora mendadak menjadi sorotan publik setelah muncul aksi keras yang terekam kamera.

Dalam tayangan video yang beredar, kiper PSIR Rembang, Raihan Al Fariq, terlihat melakukan tendangan ke arah dada pemain Persikaba Blora, Rizal Dimas Agesta, saat berupaya mengamankan bola.

Aksi tersebut langsung memicu reaksi keras dari berbagai pihak.

Akibat insiden itu, Rizal Dimas tak mampu melanjutkan pertandingan dan harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Video detik-detik kejadian tersebut diunggah langsung melalui akun Instagram resmi Persikaba Blora dan dengan cepat menyebar di media sosial.

Komdis PSSI Jawa Tengah kemudian menggelar sidang pada Rabu malam (21/1) dan langsung mengeluarkan putusan terkait insiden tersebut.

Sidang itu dilakukan setelah laga terakhir babak penyisihan Liga 4 Jateng musim 2025/2026 rampung digelar.

Melalui Surat Putusan Nomor 52/KD.L4/PSSI.JTG/I/2026, Komdis PSSI Jateng menyatakan penjaga gawang PSIR Rembang, Raihan Ably Valent Ramdan Alfariq, terbukti melakukan pelanggaran berat berupa tingkah laku buruk atau violent conduct.

Dalam pertimbangannya, Komdis menilai Raihan dengan sengaja mengangkat kaki secara berlebihan hingga mencederai pemain lawan.

Tindakan tersebut dinilai membahayakan keselamatan pemain Persikaba Blora, Rizal Dimas Avesta.

Merujuk Pasal 48 juncto Pasal 49 juncto Pasal 10 juncto Pasal 19 Kode Disiplin PSSI 2025, Komdis PSSI Jawa Tengah menjatuhkan hukuman larangan beraktivitas dan berpartisipasi dalam seluruh kegiatan sepak bola di bawah naungan PSSI seumur hidup. Selain itu, Raihan juga dikenai denda sebesar Rp 5 juta.

Tak hanya pemain yang mendapat sanksi, Komdis PSSI Jateng turut menyoroti kinerja perangkat pertandingan. Wasit yang memimpin laga PSIR Rembang vs Persikaba Blora dinilai gagal mengendalikan pertandingan dengan baik.

Berdasarkan memo internal yang ditujukan kepada Komite Wasit PSSI Jawa Tengah, wasit tersebut dinilai underperform dan direkomendasikan untuk menjalani pembinaan ulang.

Sanksi yang dijatuhkan berupa tidak ditugaskan memimpin pertandingan di seluruh kompetisi PSSI selama satu tahun.

error: Content is protected !!