Spread the love

Jakarta. Blok7.id — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kesiapan anggaran negara untuk mempercepat penanganan dan pemulihan wilayah pasca bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Hal itu disampaikan Purbaya saat menghadiri Rapat Koordinasi bersama Satuan Tugas Pemulihan Pasca Bencana DPR. Rapat tersebut turut dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih serta kepala daerah dari wilayah terdampak.

Dalam rapat itu, Menkeu memastikan dana darurat telah disalurkan sesuai arahan Presiden. Total anggaran yang dicairkan mencapai Rp268 miliar untuk tiga provinsi dan 52 kabupaten/kota.

“Kami sudah melakukan percepatan penyaluran dana darurat, ini perintah Presiden. Total dananya Rp268 miliar yang 3 provinsi 52 kabupaten kota yang terdampak, yang ini program Presiden Rp4 miliar per kabupaten kota dan Rp20 miliar per provinsi itu sudah dicairkan semua,” ujar Purbaya.

Selain dana darurat, pemerintah juga menyiapkan tambahan anggaran melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pada 18 Desember lalu, BNPB mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp1,4 triliun, termasuk Rp650 miliar untuk penanganan bencana di wilayah Sumatera.

Menkeu menyebut, hingga saat ini dana siap pakai yang tersedia masih cukup besar dan bisa langsung dimanfaatkan.

“Sekarang masih ada sisa dana siap pakai Rp1,51 triliun. Jadi kalau hari ini atau besok BNPB mengejar proses administrasinya, besok bisa cair. Uangnya ada, tinggal dipercepat,” tegasnya.

Terkait pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak, Purbaya memastikan anggaran dapat segera diklaim selama proses pembangunan telah berjalan dan dilaporkan melalui BNPB.

“Huntara dan Huntap yang sudah dibangun tahun ini bisa langsung di-charge ke kami lewat BNPB. Dananya masih ada Rp1,51 triliun, jadi kalau bisa dipercepat, silakan dipercepat,” pungkasnya.

error: Content is protected !!