Spread the love

BLORA, Blok7.id – Beragam foto lawas menjadi pemikat bagi pengunjung di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blora.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Foto yang dipajang itu ada yang hitam putih, ada juga yang berwarna. Saat melihatnya, membawa memori Blora di masa lalu.

Foto lawas tersebut memang sengaja di pasang dan ditampilkan oleh DPK untuk memeriahkan Hari Buku Indonesia ke-45 dan Hari Kearsipan ke-54.

“Meskipun masih sedikit dan tidak banyak, hari ini di tampilkan arsip-arsip foto tempo dulu yang dimiliki serta tersimpan di Dinas Perpusatakaan dan Kearsipan,” ujar Kepala DPK Blora Muhammad Toha Mustofa, saat membuka Peringatan Hari Buku Indonesia dan Kearsipan di Ruang Pertemuan Lantai IV Gedung Perpustakaan Blora, Sabtu (17/5/2025).

Dirinya berharap agar masyarakat yang memiliki foto-foto tempo dulu atau yang memiliki nilai sejarah bisa memberitahukan kepada Perpustakaan Blora agar bisa di koleksi dan diarsipkan dengan baik.

Soal mengarsipkan lanjutnya, masih menjadi kelemahan, karena tidak rajin dan telaten dalam mengarsipkan.

“Kalau ada yang punya dan dikumpulkan diarsipkan maka akan lebih baik, kalau punya silahkan dikirim ke perpustakaan,” pesannya.

Selain pameran foto lawas, juga dilaksanakan Bimtek Kepenulisan tentang Konten Budaya dan Kearifan Lokal Masyarakat Blora.

Bimtek diikuti oleh 60 orang yang berasal dari pelajar SMA, Mahasiswa, Pegiat Literasi dan Pustakawan Sekolah.

Melalui menulis ini diharapkan akan muncul banyak buku yang ditulis oleh masyarakat Blora. Atau tulisan lainnya yang bisa menjadi referensi.

Serta bisa menjadi penulis yang baik dengan tanpa hoaks dan fitnah. Seperti yang beredar saat ini banyak tulisan yang tidak terverifikasi.

“Saat ini banyak tulisan yang tidak ada referensinya, malah menjadi referensi bagi banyak orang, itu bisa membahayakan dan tidak baik,” ujar M. Toha.

Melalui Bimtek kepenulisan ini, apalagi nantinya akan menulis tentang budaya dan kearifan lokal Blora. Maka harus bisa menggali dan menarasikan potensi Blora dengan baik, sehingga banyak diketahui.

“Tulisan dari peserta ini nantinya akan dibukukan menjadi Buku Antologi Kearifan Lokal Masyarakat Blora, ini sangat bagus dan harus dilanjutkan, harus menjadi generasi penulis yang tidak mengabarkan hoaks,” pesan M Toha.

Dalam kegiatan peringatan Hari Buku Indonesia dan Hari Kearsipan tersebut juga dihadiri oleh Pengurus PKK Kabupaten Blora yang diwakili dari Pokja 2.

Di hari buku ini, PKK memberikan apresisi kepada peserta kepenulisan apalagi ada yang dari pelajar.

“Semoga akan lebih banyak menulis khususnya menulis buku, oponi atau artikel, jangan banyak menulis di medsos,” ungkap Ny. Indah Luluk Kusuma mewakili Ketua PKK Blora, Ainia Shalichah Arief Rohman.(Hans)

KOMINFO

error: Content is protected !!