Spread the love

BLORA, Blok7.id – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di simpang empat traffic light Desa Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 13.10 WIB.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Menurut laporan Unit Gakum Satlantas Polres Blora, menuliskan sebuah truk tronton diduga mengalami rem blong hingga menabrak lima sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah.

“Peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukum Polres Blora dan ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas setempat. Beruntung tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden tersebut, namun lima orang mengalami luka ringan dan harus mendapatkan perawatan medis,” tulis laporan itu.

Truk Hino Tronton bernomor polisi L-9771-UA yang dikemudikan R (49), warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, melaju dari arah barat menuju timur di Jalan Gatot Subroto. Saat melintasi jalan menurun, kendaraan berat tersebut diduga mengalami rem blong.

“Sesampainya di simpang empat traffic light Desa Tamanrejo, truk tidak mampu dikendalikan. Pada saat bersamaan, lima sepeda motor tengah berhenti karena lampu merah. Truk kemudian menghantam deretan kendaraan tersebut hingga terjadi kecelakaan beruntun,” terang laporan surat tersebut.

Sepeda motor yang terlibat antara lain Honda Beat K-2485-BBE, Honda Beat K-6549-TS, Honda Beat tanpa nomor polisi, Honda Supra K-5250-UE, serta Honda Supra K-3061-QN.

Akibat kejadian tersebut, lima pengendara motor mengalami luka ringan. Korban di antaranya mengalami luka lecet pada tangan dan kaki, robek pada bibir, hingga dugaan patah tulang tangan. Seluruh korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Petugas dari Satlantas Polres Blora yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Selain itu, polisi juga mengecek kondisi para korban yang dirawat di RS Citra Mulia.

“Dari peristiwa tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi kendaraan truk yang diduga mengalami kerusakan pada sistem pengereman,” tanda laporan Unit Gakum Satlantas Polres Blora.

(Redaksi/Hans)

error: Content is protected !!