BLORA, Blok7.id – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Blora Sugito mendampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah Mardi Santoso dalam kegiatan rapat audiensi bersama Bupati Blora dan jajaran, bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati setempat, Senin (2/6/2025).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Audiensi ini menjadi momen strategis dalam rangka memperkuat sinergi antar instansi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di Kabupaten Blora.
“Salah satu agenda utama dalam rapat audiensi ini adalah pembahasan rencana pembentukan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Blora,” kata Mardi Santoso, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah.
Program ini, terang Mardi Santoso, dirancang sebagai bagian dari penguatan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui sektor pertanian.
“Pembentukan SAE Rutan Blora menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden serta mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin kedua yang menekankan pemberdayaan warga binaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” tegas Mardi Santoso.
Dengan terwujudnya rencana pembentukan SAE, diharapkan, “Rutan Blora mampu memberikan kontribusi yang lebih luas dalam menciptakan warga binaan yang produktif, mandiri, dan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai individu yang lebih baik,” tandas Mardi Santoso.
Senada, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Blora Sugito mengungkapkan bahwa, rencananya SAE Rutan Blora akan memanfaatkan lahan milik Pemerintah Kabupaten Blora yang akan dipinjam-pakaikan untuk keperluan pengembangan pertanian.
“Lahan ini nantinya menjadi sarana pelatihan kerja dan produktivitas WBP, sekaligus wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan pemasyarakatan dalam meningkatkan kualitas pembinaan,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman, menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap pembentukan SAE.

“Kami siap mendukung program ini karena sejalan dengan misi kami dalam meningkatkan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat, termasuk warga binaan,” pungkas Bupati.
Diketahui, rapat audiensi ini dipimpin langsung oleh Bupati Blora, Arief Rohman.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah, Is Edy Eko Putranto, dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pati, Ahmad Zaeni.
Kehadiran para pimpinan wilayah ini menunjukkan pentingnya koordinasi lintas sektoral dalam mendukung program pembinaan di lingkungan pemasyarakatan dan imigrasi. (Hans)
KOMINFO
