Spread the love

Blok7.id – Upaya penanganan pascarobohnya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo terus dikebut.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Tim SAR Sat Brimob Polda Jawa Timur bersama sejumlah petugas gabungan kembali melakukan pembersihan puing reruntuhan, Kamis (2/10/2025).

Sejak pagi, petugas menyisir area dengan peralatan manual seperti cangkul dan sekop. Bongkahan besar beton dan besi dipindahkan menggunakan alat berat. Hal ini dilakukan agar jalur evakuasi semakin terbuka sehingga pencarian korban bisa lebih cepat dilakukan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan pengerjaan pembersihan dilakukan penuh kehati-hatian.

“Harapan kita puing-puing dapat segera disingkirkan sehingga tim bisa lebih leluasa melakukan evakuasi korban,” ujar Kombes Pol Abast, Kamis (2/10/2025).

Meski kondisi medan cukup berat dengan banyak material beton dan besi berserakan, semangat personel tidak surut.”Personel Tim SAR Brimob Polda Jatim tetap fokus menuntaskan pembersihan demi mempercepat proses penyelamatan,” tambah Kombes Pol Abast.

Pantauan di lapangan, pembersihan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Suasana sekitar juga relatif kondusif. Warga yang menyaksikan turut memberi dukungan moral kepada tim yang bekerja menyingkirkan material reruntuh

Sebelumnya diberitakan sebuah bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny yang berlokasi di Jalan Khr. Abbas I No.18, Buduran, Kecamatan Buduran, roboh pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kejadian bermula sejak pagi hari ketika proses pengecoran lantai empat pondok pesantren dilakukan. Saat pelaksanaan salat Asar berjamaah pada pukul 15.00 WIB, tiang pondasi diduga tidak mampu menahan beban pengecoran, sehingga bangunan runtuh hingga ke lantai dasar. Peristiwa yang terjadi mendadak ini menyebabkan puluhan santri dan pekerja tertimpa material bangunan.

Foto: Polri

error: Content is protected !!