Spread the love

Blok7.id – Memasuki satu tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, lembaga riset independen IndoStrategi merilis hasil evaluasi terhadap kinerja para menteri di Kabinet Merah Putih.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dari hasil penelitian tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menempati posisi teratas sebagai menteri dengan kinerja terbaik.

“Berdasarkan hasil penelitian kami, Abdul Mu’ti menempati posisi pertama dengan skor 3,35,” ujar Direktur Riset IndoStrategi, Ali Noer Zaman, di Jakarta, Kamis (17/10/2025).

Ali menjelaskan, penilaian dilakukan dengan melihat pencapaian program prioritas di masing-masing kementerian. Dari hasil itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meraih skor tertinggi dibanding kementerian lain.

“Berdasarkan grafik di atas, semua kementerian mendapatkan skor kinerja sedang. Namun demikian, terdapat variasi skor. Yang tertinggi adalah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan skor 3,35,” kata Ali.

IndoStrategi juga memaparkan daftar sepuluh besar menteri dengan kinerja terbaik versi riset tersebut. Selain Abdul Mu’ti di posisi pertama, sejumlah nama lain juga masuk dalam jajaran menteri berkinerja tinggi.Berikut daftar lengkapnya:

  • Abdul Mu’ti (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah) – Skor 3,35
  • Sugiono (Menteri Luar Negeri) – Skor 3,32
  • Nasaruddin Umar (Menteri Agama) – Skor 3,26
  • Brian Yuliarto (Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) – Skor 3,22
  • Amran Sulaiman (Menteri Pertanian) – Skor 3,21
  • Purbaya Yudhi Sadewa (Menteri Keuangan) – Skor 3,15
  • Tito Karnavian (Menteri Dalam Negeri) – Skor 3,14
  • Sjafrie Sjamsoeddin (Menteri Pertahanan) – Skor 3,13
  • Raja Juli Antoni (Menteri Kehutanan) – Skor 3,08
  • Rosan Roeslani (Menteri Investasi dan Hilirisasi) – Skor 3,08

Riset yang dilakukan IndoStrategi berlangsung sejak awal September hingga 13 Oktober 2025. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan melibatkan 424 responden dari 34 provinsi.

Responden dipilih berdasarkan latar belakang pendidikan minimal strata satu (S1) dan memiliki pekerjaan tetap seperti guru, dosen, aktivis, karyawan, hingga pengusaha.

Selain survei lapangan, IndoStrategi juga memadukan data hasil wawancara dengan analisis pemberitaan daring dan luring, dokumen resmi pemerintah, serta pandangan para akademisi dan pengamat.

error: Content is protected !!