Blora. Blok7.id – Seorang pelajar berinisial MA (10) di Blora tewas akibat ledakan petasan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Insiden itu terjadi di halaman rumah korban di Dukuh Ngapus, Desa Ketringan, Kecamatan Jiken.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kapolsek Jiken AKP Sulbekti membenarkan kejadian tersebut. Polisi langsung turun ke lokasi bersama tim Inafis untuk melakukan olah TKP.
Peristiwa bermula saat korban menemukan petasan bersama temannya sehari sebelumnya, Senin (23/3).
Petasan berukuran besar itu ditemukan di selokan bawah tower air.Petasan tersebut kemudian dibawa pulang dan disimpan di rumah korban.
Keesokan harinya, korban mengajak dua temannya, MAA (7) dan FA (9), untuk menyalakan petasan di halaman rumah.
Saat sumbu disulut, kedua temannya sempat menjauh sekitar dua meter. Namun korban tetap berada di dekat petasan karena mengira benda tersebut tidak akan meledak.
Tak lama berselang, petasan justru meledak dengan daya cukup kuat hingga mengenai tubuh korban.
“Berdasarkan pemeriksaan medis, korban mengalami luka bakar di bagian dagu, dada sebelah kiri, dan kaki kanan. Penyebab utama kematian adalah rusaknya organ dalam di bagian dada akibat daya ledak petasan tersebut,” ujar AKP Sulbekti.
Ledakan tersebut juga mengakibatkan dua rekan korban mengalami luka ringan pada bagian kaki dan paha. Keduanya kini menjalani perawatan jalan.
Polisi telah mengamankan sisa-sisa petasan sebagai barang bukti.
Kepolisian mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak, terutama agar tidak bermain petasan berdaya ledak tinggi yang berisiko membahayakan.
