Blok7.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui laporan kejadian bencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah daerah pada periode Jumat (12/12) hingga Sabtu (13/12). Dalam laporan tersebut, beberapa kejadian banjir dilaporkan mulai berangsur surut.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Di Jawa Timur, banjir yang melanda Kabupaten Pasuruan sejak Kamis (11/12) dilaporkan mulai surut. Wilayah terdampak meliputi Desa Kedungringin dan Kedungboto di Kecamatan Beji, serta Desa Gempol di Kecamatan Gempol. Sebelumnya, banjir tersebut berdampak pada 310 unit rumah.
Hingga kini, BPBD Kabupaten Pasuruan masih melakukan pemantauan di lokasi terdampak.
Sementara itu, kondisi banjir di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, juga menunjukkan perkembangan. Banjir yang terjadi sejak Senin (8/12) sudah tidak lagi merendam permukiman warga.
Namun, genangan masih terlihat di halaman rumah dan jalan desa dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter.
Hasil kaji cepat BPBD Kabupaten Sambas mencatat sebanyak 314 unit rumah terdampak. Selain itu, banjir juga sempat merendam 1.824 hektare lahan pertanian dan 75 hektare lahan perkebunan di wilayah tersebut.
Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, banjir yang merendam Desa Jabus dan Sungai Buluh, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, kini telah surut total. Banjir sebelumnya terjadi akibat hujan deras yang disertai meluapnya debit sungai hingga masuk ke rumah warga. Saat ini, BPBD Kabupaten Bangka Barat bersama masyarakat setempat melakukan pembersihan sisa material banjir.
Di sisi lain, BNPB mengingatkan potensi cuaca ekstrem yang masih perlu diwaspadai. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi pada Sabtu (13/12) dan Minggu (14/12).
Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Selain hujan lebat, BMKG juga memprakirakan potensi angin kencang di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, pesisir Sumatera Barat, Bengkulu, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.
Menindaklanjuti hal tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
Langkah antisipasi perlu dilakukan, terutama terhadap potensi banjir, banjir bandang, dan angin kencang akibat tingginya curah hujan.
BNPB juga mengingatkan agar masyarakat rutin memantau debit air sungai, melakukan pembersihan saluran air, mengikuti informasi prakiraan cuaca secara berkala, serta bersiaga melakukan evakuasi mandiri apabila kondisi darurat terjadi.
