Pemalang, Blok7.id – Video yang memperlihatkan benda putih mirip belatung pada lauk tempe dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Belik, Kabupaten Pemalang, viral di media sosial.

Pihak sekolah membenarkan temuan tersebut dan untuk sementara menghentikan distribusi MBG dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan ke sekolah.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (27/8/2026) di kelas 10.6. Benda putih tersebut terlihat pada potongan tempe yang masih berada di dalam ompreng MBG.

Sejumlah siswa kemudian merekam temuan tersebut. Video berdurasi 19 detik itu memperlihatkan seorang siswa menunjukkan benda putih pada lauk sambil menyebutnya sebagai belatung.

“Belatung woy, belatung woy. SMA Negeri 1 Belik kie. Kie tah ora doyan koe asli kie, cok belatung kon dipangan kie.”

Video tersebut kemudian beredar di media sosial dan menjadi perhatian warganet. Unggahan yang beredar pada Sabtu (29/8) itu telah ditonton sekitar 10,6 ribu kali serta mendapat sejumlah tanda suka dan komentar.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Negeri 1 Belik, Naila Rozanah, membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan sekolah sebelumnya sudah meminta siswa melapor jika menemukan makanan yang tidak layak dikonsumsi.

“Betul, kejadiannya Kamis (27/8) di kelas 10.6. Kami biasa membagi MBG, sudah wanti-wanti ke siswa kalau ada yang tidak dapat dikonsumsi agar melapor,” kata Naila saat dikonfirmasi, Sabtu pagi (29/8/2026).

Namun, siswa yang menemukan benda tersebut tidak langsung melapor kepada pihak sekolah. Mereka justru merekam temuan itu hingga videonya beredar di media sosial.

“Saya dapat informasinya malam harinya,” ujarnya.

Naila mengatakan pihak sekolah hanya menemukan laporan mengenai satu ompreng. Sementara itu, ompreng lainnya tidak menunjukkan temuan serupa.

“Hanya ada satu ompreng yang ada benda seperti itu. Ompreng yang lain aman,” katanya.

Setelah menerima informasi tersebut pada Kamis malam, Naila langsung mendatangi dapur SPPG Brayan Muluk yang memasok MBG ke SMA Negeri 1 Belik. Dia datang sekitar pukul 20.00 WIB untuk meminta penjelasan terkait temuan tersebut.

“Tadinya kami minta di-off dulu MBG-nya, tapi sudah terlanjur dimasak, akhirnya Jumat masih jalan seperti biasa,” jelasnya.

Adapun Pada Jumat (28/8), pengelola SPPG datang ke sekolah. Mereka menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap kejadian tersebut.

Sekolah kemudian berdiskusi dengan pihak SPPG. Dari pembahasan itu, kedua pihak sepakat menghentikan sementara distribusi MBG ke SMA Negeri 1 Belik.

“Kami sepakat, MBG kami off-kan dulu, dalam batas waktu tidak ditentukan. Dari SPPG akan evaluasi besar-besaran karena banyak masukan juga,” kata Naila.

Sementara itu, pihak sekolah maupun pengelola SPPG belum memastikan identitas benda putih yang ditemukan pada lauk tempe tersebut. SPPG menyebut ada indikasi benda itu berkaitan dengan telur lalat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!