Spread the love

Blok7.id – Liburan tak melulu ke hotel berbintang. Di Kabupaten Bojonegoro, ada pilihan lain yang kini jadi tren: menginap di homestay desa.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Sensasi bermalam di tengah suasana pedesaan yang sejuk dan asri mulai jadi daya tarik baru bagi wisatawan yang ingin rehat sejenak dari rutinitas.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, tercatat ada tiga homestay yang dikelola langsung oleh pemerintah desa. Masing-masing Homestay Nggunung di Desa Klino, Kecamatan Sekar; Homestay Dolokgede di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo; serta Homestay di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu.

Salah satunya Homestay Nggunung di Desa Klino. Lokasinya berada di kawasan dataran agak tinggi wilayah selatan Bojonegoro, membuat udara terasa lebih sejuk dengan panorama khas pedesaan.

Kepala Desa Klino, Kecamatan Sekar, Dwi Nurjayanti menuturkan, homestay ini berada di sebelah barat Tugu Klino atau persis di sebelah Balai Desa Klino.

“Desa yang berada di ketinggian 400 mdpl, tentu menjadi daya tarik sendiri, dengan pemandangan alam yang luas, Gunung Pandan, dan warga lokal yang ramah,” jelasnya.

Menurut Dwi, Klino memang cocok jadi tempat beristirahat.

“Mengingat Desa Klino sangat cocok untuk tempat beristirahat karena udara sejuk dan nyaman,” ujarnya.

Fasilitasnya pun terbilang memadai. Tamu bisa menikmati kamar dengan bed untuk dua orang, opsi tambahan single bed dengan biaya ekstra, hingga kamar mandi dalam yang sudah dilengkapi water heater.

Disediakan juga teko pemanas air, camilan, meja kursi, alat olahraga, hingga payung balkon. Semua tamu mendapat sarapan untuk dua orang.

Untuk check in dan check out, sistemnya fleksibel 24 jam. Namun, jika ada tamu lain, check in dimulai pukul 12.00 siang dan check out maksimal pukul 12.00 siang keesokan harinya.

“Homestay dikelola BUMDes Argo Pandan Desa Klino. Bagi warga yang ingin merasakan sensasi menginap di pedesaan bisa langsung menghubungi BUMDes,” tutur Dwi.

Foto: Pemkab Bojonegoro

error: Content is protected !!