BLORA, Blok7.id – Menteri Imigrasi, Jenderal Polisi (HOR) (Purn) Agus Andrianto, bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI di Kecamatan Blora, tepatnya di depan Pasar Sido Makmur, Sabtu (29/11/25).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kehadiran dua pejabat pusat ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat layanan keimigrasian di wilayah Jawa Tengah bagian timur.
Dalam agenda kunjungan kerja tersebut, keduanya didampingi Bupati Blora, Arief Rohman, Wakil Bupati Sri Setyorini, serta jajaran pemerintah daerah. Rombongan meninjau kesiapan lahan dan progres awal yang telah disiapkan untuk pembangunan gedung layanan publik yang dinilai akan menjadi salah satu pusat pelayanan imigrasi paling penting di kawasan Blora dan sekitarnya.
Pembangunan Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI ini direncanakan menelan anggaran sekitar Rp75 miliar, mencakup konstruksi gedung utama, fasilitas layanan paspor, ruang administrasi, serta sarana pendukung lain yang mendukung pelayanan prima kepada masyarakat.
Menteri Imigrasi Agus Andrianto menegaskan bahwa kehadiran kantor baru ini akan memastikan pelayanan keimigrasian di Blora menjadi lebih cepat, efisien, dan mudah dijangkau.
“Masyarakat tidak perlu lagi bepergian jauh untuk mengurus paspor dan layanan imigrasi lainnya. Ini bagian dari komitmen kami menghadirkan layanan yang lebih dekat dan berkualitas,” ujarnya.
Bupati Arief Rohman menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat. Ia berharap pembangunan dapat segera dimulai dan diselesaikan tepat waktu.
“Ini kebutuhan mendesak masyarakat Blora. Dengan adanya kantor imigrasi, pelayanan publik meningkat dan dampak ekonominya juga akan dirasakan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menekankan bahwa proyek ini merupakan bagian dari agenda besar pemerataan layanan publik dan percepatan pembangunan daerah.

Dengan lokasi strategis di depan pusat perdagangan Pasar Sido Makmur, kantor imigrasi ini diyakini akan memudahkan akses masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi setempat.
Kunjungan ditutup dengan peninjauan area pembangunan dan pemaparan teknis terkait tahapan proyek yang akan dimulai dalam waktu dekat. Agenda ini menjadi salah satu titik penting dalam rangkaian kunjungan kerja Menteri Imigrasi di Kabupaten Blora.
Untuk diketahui, kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Blora adalah unit pelayanan keimigrasian yang memiliki klasifikasi Kelas I (menandakan skala dan cakupan layanan) dan Non TPI yang berarti tidak melayani pemeriksaan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) seperti bandara atau pelabuhan internasional.
Kantor ini berfungsi untuk melayani permohonan paspor, penggantian paspor, dan layanan keimigrasian lainnya di tingkat lokal, seperti melalui layanan yang dibuka di MPP Blora. (Hans)
