Blok7.id – Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni mendesak pemerintah pusat segera menetapkan status bencana nasional menyusul banjir bandang dan longsor yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatra.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Menurutnya, skala kerusakan dan korban yang terus bertambah membuat langkah luar biasa dari pemerintah sangat dibutuhkan.
Tiga provinsi yang dimaksud ialah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Ketiganya mengalami kerusakan parah akibat bencana yang berlangsung sejak 22 November 2025 dan hingga kini belum sepenuhnya mereda.
“Status bencana nasional perlu segera ditetapkan, mengingat jumlah korban dan kerusakan infrastruktur yang begitu besar yang kami tinjau langsung ke lapangan, serta kemungkinan terjadinya bencana susulan,” ujar Lisda dalam keterangannya, Sabtu (29/11/2025).
BNPB melaporkan 303 warga meninggal dunia dan 279 lainnya masih dinyatakan hilang. Selain itu, ratusan infrastruktur vital mulai dari jembatan, jalan, hingga fasilitas umum mengalami kerusakan berat yang memperlambat proses evakuasi dan distribusi bantuan.
Ribuan warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam atau hanyut terbawa arus. Banyak keluarga bertahan di tenda-tenda darurat, menghadapi cuaca yang tidak stabil dan keterbatasan logistik.
Lisda menegaskan kondisi ini tidak boleh dibiarkan. Ia menilai pemerintah harus hadir dengan keputusan yang tegas untuk mengefektifkan penanganan di semua wilayah terdampak.
“Situasi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Pemerintah harus segera hadir dengan kebijakan yang luar biasa,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa lamanya waktu bencana menjadi alasan kuat untuk menetapkan status bencana nasional.
“Lamanya waktu bencana yang terjadi sejak 22 November lalu adalah alasan yang sangat kuat bagi pemerintah untuk menetapkan status bencana nasional,” tegasnya.
Menurutnya, jika langkah cepat tidak dilakukan, dampak jangka panjang bisa menghantam perekonomian masyarakat, terutama di daerah yang aksesnya terputus karena kerusakan infrastruktur.
Lisda berharap pemerintah segera mengambil keputusan strategis untuk mempercepat evakuasi, pemulihan, dan penyaluran bantuan.
“Kami ingin masyarakat segera mendapatkan perlindungan dan penanganan yang maksimal,” ujarnya.
Hingga kini, proses pendataan dan evakuasi masih berlangsung di lapangan. Warga menunggu kepastian langkah pemerintah yang diharapkan bisa mempercepat penanganan bencana besar yang melanda Sumatra.
