Blok7.id – Pemerintah menegaskan bakal mengusut tuntas insiden minibus berstiker Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak siswa SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikannya langsung saat menjenguk para korban di RSUD Koja dan RSUD Cilincing, Kamis (11/12/2025) sore.
“Saya telah meminta agar segera dilakukan pengusutan, penegakan hukum, dan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” ujarnya dikutip dari Laman Resmi Wapres RI.
Gibran datang ke RSUD Koja sekitar pukul 15.30 WIB dan kemudian menuju RSUD Cilincing sekitar pukul 16.15 WIB. Ia ditemani Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana untuk melihat langsung kondisi para korban.
Di hadapan keluarga dan jajaran medis, Gibran menyampaikan permintaan maaf pemerintah atas kejadian yang melukai 21 orang tersebut.
“Atas nama pemerintah, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan menyayangkan kejadian ini. Kejadian ini tidak boleh terulang,” katanya.
Polisi sudah bergerak cepat mengusut kecelakaan itu. Polda Metro Jaya memeriksa sopir dan kernet minibus, serta merencanakan pemeriksaan terhadap guru dan saksi lain guna melengkapi berkas perkara. Tim Ditreskrimum juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara.
Pemeriksaan lanjutan, termasuk tes urine sopir, masih berjalan untuk mengungkap penyebab kecelakaan. Dari keterangan awal, minibus pengantar makanan MBG dikemudikan sopir pengganti berinisial AI.
Kendaraan disebut mengalami masalah rem di tanjakan. Sopir mengira menekan rem, tetapi justru menginjak pedal gas hingga menabrak siswa dan guru.
Sebanyak lima korban, terdiri dari satu guru dan empat siswa, dirawat di RSUD Koja. Sementara 16 orang lainnya menjalani perawatan di RSUD Cilincing.
Pemerintah memastikan penanganan medis maksimal, termasuk pendampingan dan trauma healing bagi siswa maupun guru SDN Kalibaru 01.
Gibran menegaskan proses investigasi, penegakan hukum, serta evaluasi total harus dilakukan agar tragedi serupa tidak terulang.
