Spread the love

BLORA, Blok7.id – Sisa waktu tahun anggaran 2025 yang tinggal menghitung hari menjadi sorotan serius Bupati Blora, Arief Rohman.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan yang digelar Jumat (19/12/2025), Bupati secara tegas menekan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak sekadar mengejar serapan anggaran, tetapi memastikan target kinerja benar-benar tercapai dengan kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

Bertempat di Ruang Pertemuan Sekretariat Daerah, Bupati Arief menerima paparan capaian kinerja anggaran dan progres pembangunan terkini.

Ia meminta seluruh jajaran, mulai dari Kepala OPD hingga Camat, untuk menghitung secara cermat sisa hari kerja yang tersedia agar tidak terjadi pekerjaan terburu-buru di penghujung tahun.

“Kita harus berhitung dengan waktu kerja akhir tahun. Progresnya harus benar-benar dihitung. Jangan asal selesai. Saya minta nanti kita adakan rakor lagi untuk memantau perkembangannya,” tegas Bupati.

Penekanan tersebut sejalan dengan arahan Sekretaris Daerah (Sekda) Blora, Komang Gede Irawadi, yang mengingatkan bahwa capaian kinerja tidak boleh mengorbankan mutu pekerjaan. Menurutnya, serapan anggaran dan realisasi fisik harus berjalan beriringan dengan kualitas hasil di lapangan.

“Saya juga minta kualitasnya perlu diperhatikan, termasuk juga pembiayaannya. Jangan sampai secara administrasi selesai, tapi hasilnya bermasalah,” ujar Sekda.

Dalam rapat tersebut, Sekda juga melaporkan capaian positif Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Blora yang telah menyentuh Rp508,8 miliar atau 98,52 persen dari target. Ia optimistis angka tersebut masih akan meningkat hingga evaluasi akhir tahun dilakukan secara menyeluruh.

Tak hanya soal fisik dan anggaran, pemenuhan hak pegawai turut menjadi perhatian. Sekda secara khusus meminta agar pencairan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) segera direalisasikan.

“Mulai Senin besok, gaji PPPK sudah harus mulai terbayarkan. Jangan ada keterlambatan,” tandasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala DPUPR Blora, Nidzamudin Al Huda, melaporkan progres sejumlah proyek infrastruktur strategis, termasuk pelaksanaan Inpres Jalan Daerah. Beberapa ruas jalan utama dilaporkan hampir rampung.

“Ruas Cabak–Bleboh progresnya sudah 98 persen, Jepon–Bogorejo 92 persen, Keser–Nglangitan–Tunjungan 90 persen, dan Japah–Tunjungan 92 persen,” paparnya.

Dengan waktu yang semakin sempit, tekanan pimpinan daerah kini jelas, akhir tahun anggaran bukan alasan untuk menurunkan standar. Kinerja, kualitas, dan akuntabilitas menjadi taruhan pemerintah daerah di mata publik.

(Redaksi/Rendra)

error: Content is protected !!