Spread the love

BLORA, Blok7.id – Pemerintah Kabupaten Blora kembali menegaskan keseriusannya dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Hal itu ditunjukkan dengan kelanjutan kerja sama strategis bersama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), melalui penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang difokuskan pada penyusunan Roadmap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Blora Tahun 2026–2030.

Langkah konkret tersebut ditandai dengan kunjungan resmi Pemkab Blora ke Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Selasa siang (6/1/2026).

Rombongan dipimpin langsung Bupati Blora Arief Rohman, didampingi Wakil Bupati serta sejumlah kepala OPD strategis, dan diterima oleh Wakil Rektor Bidang Akademik IPDN Hyronimus Rowa, bersama para dekan.

Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menegaskan bahwa kolaborasi dengan IPDN bukan sekadar formalitas kerja sama, melainkan upaya serius menghadirkan perencanaan pembangunan daerah yang berbasis kajian akademik dan kebutuhan riil masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara IPDN dan Pemerintah Kabupaten Blora dalam mendukung penguatan Tridharma Perguruan Tinggi, sekaligus memperkuat perencanaan pembangunan daerah yang berbasis kajian ilmiah,” tegas Bupati.

Ia menjelaskan, kajian Roadmap PAD 2026-2030 disusun untuk memetakan kondisi pendapatan daerah secara komprehensif, sekaligus mengidentifikasi potensi PAD yang selama ini belum tergarap maksimal, namun tetap berada dalam koridor hukum, terukur, dan berkelanjutan.

“Kajian ini menjadi fondasi penting dalam pengambilan kebijakan untuk memperkuat kemandirian fiskal Blora. Tujuannya jelas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong pembangunan daerah, dan pada akhirnya menyejahterakan masyarakat,” lanjutnya.

Lebih jauh, Bupati Arief berharap hasil kajian tersebut tidak berhenti di atas kertas, tetapi terintegrasi dengan riset dan pengabdian masyarakat oleh IPDN sehingga mampu menghadirkan solusi konkret atas tantangan pembangunan daerah, khususnya dalam optimalisasi pendapatan dan tata kelola keuangan.

Tak hanya itu, Pemkab Blora juga menyambut baik agenda penjaringan calon mahasiswa Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan dan Pascasarjana IPDN. Menurut Bupati, hal ini menjadi investasi jangka panjang untuk menyiapkan aparatur yang profesional, berintegritas, dan berkapasitas kepemimpinan kuat.

“Kami ingin Blora memiliki ASN yang adaptif, responsif, dan siap menghadapi tantangan pemerintahan ke depan,” tegasnya.

Bupati pun mengingatkan seluruh OPD, khususnya pengampu PAD, agar menjadikan Roadmap PAD sebagai acuan kerja bersama.

“Rekomendasi kajian harus diterjemahkan ke langkah operasional yang konkret, inovatif, kolaboratif, dan tetap berpihak pada kondisi sosial ekonomi masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik IPDN, Hyronimus Rowa, menyambut positif komitmen Pemkab Blora. Ia menegaskan kesiapan IPDN untuk terus mendampingi dan berkolaborasi secara aktif.

“Kami siap membantu Pemkab Blora, baik melalui penelitian, pengabdian masyarakat, hingga survei lapangan. Jika diperlukan, kami siap turun langsung ke Blora,” ujarnya.

Hyronimus juga mengapresiasi langkah konkret Bupati Blora dalam membangun daerah berbasis kajian akademik.

“Kami yakin Pak Bupati memiliki langkah-langkah strategis untuk kemajuan Blora, dan IPDN siap mendukung upaya peningkatan PAD yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Kunjungan tersebut ditutup dengan diskusi lintas sektor antara Pemkab Blora dan IPDN, sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan daerah yang berorientasi pada kemandirian fiskal dan tata kelola pemerintahan yang lebih kuat.

(Redaksi/Hans)

error: Content is protected !!