SOLO, Blok7.id – Momentum sakral Peringatan Naik Tahta ke-4 KGPAA Mangkunegoro X menjadi panggung peneguhan kehormatan bagi Bupati Blora, Arief Rohman.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Disaksikan langsung Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, Bupati Arief resmi menerima gelar kebangsawanan Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) dari Pura Mangkunegaran, Selasa Wage (27/1/2026).
Prosesi penganugerahan gelar kehormatan tersebut berlangsung dalam rangkaian ‘Hajad Dalem Wilujengan Tingalan Jumenengan ingkang kaping sekawan’ yang digelar khidmat di Pendapa Ageng Pura Mangkunegaran, Surakarta.
Sejumlah tokoh nasional, pejabat daerah, serta elite budaya turut hadir menyaksikan momen bersejarah tersebut.
Pemberian gelar kepada Bupati Blora tertuang dalam Piagam Kekancingan Nomor 2026.kanjeng.002, yang ditandatangani langsung oleh KGPAA Mangkunegoro X.
Dengan penganugerahan ini, nama Bupati Blora resmi menjadi Kanjeng Raden Tumenggung Arief Rohman.
Dalam piagam tersebut ditegaskan bahwa gelar diberikan atas kepercayaan dan penghargaan Mangkunegaran kepada Bupati Arief Rohman, sekaligus menetapkan kedudukannya sebagai bagian dari putra-sentono dan kerabat Praja Mangkunegaran yang patut dihormati sesuai pangkat dan sebutannya.
Prosesi penyerahan kekancingan dipimpin langsung oleh KGPAA Mangkunegoro X usai pidato pengageng dan persembahan sakral Tari Beksan Bedhaya Anglir Mendung, yang menjadi simbol doa, keharmonisan, dan kelestarian budaya adiluhung Jawa.

Dalam sambutannya, KGPAA Mangkunegoro X menegaskan bahwa penganugerahan gelar kehormatan bukan sekadar simbol, melainkan bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam pelestarian budaya dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kekancingan ini merupakan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang telah berperan aktif mendukung pelestarian kebudayaan serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Mangkunegoro X.
Sementara itu, KRT Arief Rohman menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.
Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara Kabupaten Blora dan Mangkunegaran, terutama dalam bidang kebudayaan.
“Ini merupakan kehormatan sekaligus amanah. Kami persembahkan gelar ini untuk seluruh masyarakat Blora. Secara historis, Blora juga memiliki keterkaitan dengan Mangkunegaran. Ke depan, kami siap bersinergi dalam menjaga dan mengembangkan seni budaya sebagai identitas bersama,” ujar Bupati Blora, Arief Rohman.
Dalam prosesi tersebut, Bupati Blora tampil gagah mengenakan beskap hijau pastel, jarik batik sogan, blangkon gaya Surakarta, serta keris yang terselip di bagian belakang, melambangkan kewibawaan dan tanggung jawab moral sebagai pemangku gelar.
Selain Arief Rohman, Mangkunegaran juga menganugerahkan gelar kehormatan kepada sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Bupati Wonogiri serta Wakil Ketua MPR RI Bambang ‘Pacul’ Wuryanto, bersama tokoh-tokoh budaya lainnya.
(Redaksi/Hans)
