BLORA, Blok7.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Blora dijadwalkan menggelar rapat paripurna penting pada Selasa, 31 Maret 2026 pukul 13.00 WIB di ruang rapat utama Jalan A. Yani No. 36. Agenda yang diusung tak sekadar formalitas, tetapi menyangkut keputusan strategis yang akan mempengaruhi arah kebijakan daerah ke depan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Dalam undangan resmi bernomor 100.1.4/464 tertanggal 27 Maret 2025, DPRD Blora menetapkan tiga agenda utama.
“Pertama, persetujuan bersama atas penetapan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Blora. Kedua, penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Blora Tahun Anggaran 2025. Ketiga, agenda Halal Bihalal antara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan pimpinan dan anggota dewan,” tulis surat itu.
Sorotan utama publik diprediksi akan tertuju pada pembahasan LKPJ Bupati. Dokumen ini menjadi tolok ukur kinerja pemerintah daerah selama satu tahun anggaran, sekaligus membuka ruang evaluasi kritis dari legislatif. Tidak sedikit kalangan menilai, momen ini harus dimanfaatkan DPRD untuk menguji transparansi dan akuntabilitas eksekutif, terutama terkait realisasi program prioritas dan penggunaan anggaran.
Selain itu, pengesahan dua Raperda juga dinilai krusial. Produk hukum daerah tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pelengkap administrasi, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Blora.
DPRD dituntut memastikan bahwa setiap regulasi yang disahkan memiliki dampak nyata, bukan sekadar formalitas politik.
Meski agenda ditutup dengan nuansa silaturahmi melalui Halal Bihalal, substansi rapat paripurna ini tetap sarat kepentingan publik. Masyarakat kini menanti, apakah DPRD Blora mampu menjalankan fungsi pengawasan secara tegas, atau justru kembali terjebak dalam rutinitas seremonial tanpa gebrakan berarti.
Dengan kehadiran para pemangku kepentingan daerah, rapat ini menjadi momentum penting untuk menguji komitmen bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, responsif, dan berpihak pada rakyat.
(Redaksi/Hans)
