Blok7.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tidak ada alokasi anggaran untuk pengadaan motor listrik dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun ini.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Ia mengaku baru mengetahui adanya kebijakan pengadaan tersebut belum lama ini. Setelah ditelusuri, anggaran motor listrik itu ternyata berasal dari tahun sebelumnya.
“Tahun lalu itu rupanya. Tahun ini enggak ada. Kita baru tahu belakangan, sudah dipotong anggarannya kalau enggak salah. Saya harus tanya Dirjen Anggaran lagi,” katanya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Setelah mengetahui hal tersebut, Kementerian Keuangan pun memutuskan untuk memangkas anggaran terkait. Purbaya kembali menegaskan, tidak ada lagi anggaran pengadaan motor listrik untuk program MBG di tahun berjalan.
“Tanya ke Ketua BGN deh, yang jelas tahun ini enggak ada lagi. Saya sudah cek lagi barusan,” tegasnya.
Di sisi lain, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjelaskan alasan pengadaan motor listrik tersebut. Menurutnya, kendaraan itu dibutuhkan untuk mendukung operasional di wilayah yang sulit dijangkau.
“Ini kan untuk menjangkau daerah-daerah yang sangat sulit, jangkau desa-desa. Ini untuk nunjang operasional,” ujarnya.
Motor listrik itu rencananya didistribusikan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di berbagai daerah terpencil.
“Kita distribusikan nanti secara nasional untuk seluruh orang pada SPPG di daerah yang sulit,” tutur Dadan.
Lebih lanjut, ia menyebut realisasi pengadaan motor listrik telah mencapai sekitar 21.600 unit dari target 24.400 unit.
Seluruhnya menggunakan anggaran tahun 2025.Meski begitu, Dadan memastikan tidak ada pengadaan serupa untuk tahun 2026.
