Blok7.id – Polsek Cepu masih memburu pelaku pengeroyokan yang menimpa seorang pemuda di Jalan Blora-Cepu, Kelurahan Karangboyo, Kecamatan Cepu, Blora.

Korban berinisial MR (21), warga Kecamatan Sambong, mengalami sejumlah luka hingga kehilangan barang berharga usai dikeroyok sekelompok orang tak dikenal.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (3/5/2026) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB di depan warung ikan asap di kawasan tersebut.

Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H. mengatakan laporan kasus itu diterima polisi sehari setelah kejadian.

“Benar, Polsek Cepu menerima laporan pada Senin, 5 Mei 2026. Kejadian berlangsung Minggu dini hari sekitar pukul 04.30 WIB. Korban saat pulang mengendarai motor dihentikan oleh sekitar 10 orang tak dikenal,” terang Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H., Selasa, 5 Mei 2026.

Menurut keterangan korban, ia sempat diajak ke pinggir jalan sebelum akhirnya dianiaya secara bersama-sama oleh para pelaku. Korban dipukul, ditendang, bahkan diseret hingga pakaian yang dikenakan terlepas.

Tak hanya itu, salah satu pelaku disebut sempat menodongkan senjata tajam jenis clurit ke arah korban. Aksi pengeroyokan baru berhenti setelah sebuah truk melintas di lokasi dan para pelaku melarikan diri ke arah timur.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuh.

“Akibat kejadian itu korban mengalami luka lebam di mata kiri, benjol di kepala, hidung memar mengeluarkan darah, gusi lecet, punggung dan lutut lecet, serta sakit di badan dan perut. Korban juga kehilangan handphone Redmi 9C, helm, dan kunci kontak motor. Jaket hoodie serta kaos dibawa pelaku,” jelas AKP Midiyono.

Saat ini, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami kasus tersebut. Barang bukti yang diamankan berupa dusbook handphone dan celana pendek warna cream milik korban.

Kasus itu tercatat dalam laporan polisi nomor LP/B/8/V/2026/SPKT/Polsek Cepu/Polres Blora/Polda Jateng dan ditangani dengan pasal dugaan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum.

“Saat ini para pelaku masih dalam lidik. Tim Reskrim Polsek Cepu dibackup Satreskrim Polres Blora terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan motif para pelaku,” tegas AKP Midiyono.

Polres Blora juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor kepada pihak kepolisian.

“Kami minta warga tetap tenang dan tidak main hakim sendiri. Percayakan penanganan kasus ini kepada kepolisian,” tutup AKP Midiyono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!