Blora, Blok7.id – Kabupaten Blora selangkah lagi memiliki kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Setelah hibah lahan rampung, pembangunan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) UNY kini masuk tahap percepatan.

UNY menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking dilakukan saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Blora. Sebelum itu, lahan seluas 10.000 meter persegi akan lebih dulu diselesaikan proses pengurukannya pada Oktober mendatang.

“Target kami, setelah lahan selesai dihurug pada minggu kedua bulan Oktober, akan kita adakan senam bersama. Kemudian saat HUT Blora nanti kita lakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama,” ujar Rektor UNY Prof. Dr. Sumaryanto saat Focus Group Discussion (FGD) tindak lanjut BAST hibah tanah PSDKU UNY di Hotel UNY, Selasa (30/6/2026).

Sumaryanto mengatakan pembangunan PSDKU UNY di Blora menjadi upaya mendekatkan akses pendidikan tinggi berkualitas kepada masyarakat. Menurutnya, langkah yang dilakukan Blora kini mulai menarik perhatian sejumlah daerah lain.

“Sudah banyak daerah yang ingin mengikuti jejak Blora, diantaranya Purworejo, Wonosobo, Musi Rawas Sumatera dan banyak lagi. Apa yang dilakukan Blora ini menjadi contoh bagaimana pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan pemerintah pusat dapat bersinergi,” ujarnya.

Selain membangun kampus, UNY juga berupaya melibatkan masyarakat lokal dalam pengembangannya, termasuk membuka peluang tenaga pendidik dari Blora.

“Tenaga pendidik nantinya kami upayakan juga dari lokal Blora, tidak lagi semuanya dari UNY pusat. Ini sesuai dengan moto UNY, Membangun Indonesia Menata Dunia,” kata Sumaryanto.

Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini mengatakan hibah lahan untuk PSDKU UNY bukan sekadar proses administrasi, tetapi menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Blora.

“Investasi terbaik untuk masa depan daerah adalah investasi di bidang sumber daya manusia. Pengesahan BAST hibah tanah ini bukan hanya prosesi administrasi penyerahan aset semata, tetapi menjadi fondasi bersejarah untuk mendekatkan akses pendidikan tinggi berkualitas bagi putra-putri daerah Blora dan sekitarnya,” ujar Sri Setyorini.

Menurut perempuan yang akrab disapa Budhe Rini itu, Pemkab Blora akan mengawal seluruh tahapan pembangunan agar tidak berhenti pada proses administrasi.

“Kita tidak ingin penyerahan lahan ini berhenti di atas kertas. Pertemuan hari ini menjadi momentum penting untuk melangkah ke tahap taktis selanjutnya,” katanya.

Dalam FGD tersebut, pembahasan difokuskan pada percepatan perizinan, persiapan pembangunan fisik, dan penyelesaian legalitas aset. Pemkab Blora bersama UNY juga akan mempercepat penyusunan dokumen UKL-UPL dan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), sekaligus menyelaraskan jadwal konstruksi.

Sementara itu, Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Kemdiktisaintek Dr. Agus Sunarya Sulaeman mengapresiasi langkah UNY menginisiasi pembangunan PSDKU di Blora.

“Kami sangat mengapresiasi UNY yang telah menginisiasi pembangunan dengan biaya yang ringan namun menghasilkan manfaat yang maksimal,” ujarnya.

Menurut Agus, sinergi antara Pemkab Blora dan UNY diharapkan mampu menjadikan PSDKU sebagai penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, sosial, dan intelektual masyarakat Blora maupun wilayah sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!