Blok7.id – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menargetkan sebanyak 30.000 manajer Koperasi Desa/Kelurahan (KopDes) Merah Putih mulai bertugas pada pekan pertama Agustus 2026.
Para manajer tersebut saat ini masih menjalani pelatihan bela negara yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Setelah menyelesaikan pelatihan, mereka akan ditempatkan di KopDes Merah Putih yang tersebar di berbagai daerah. Penempatan dilakukan dengan mempertimbangkan domisili asal masing-masing peserta.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan proses penempatan itu juga berjalan seiring dengan penyelesaian pembangunan sarana pendukung koperasi, seperti gerai dan gudang.
“Jadi Insya Allah nanti awal-awal Agustus itu sudah selesai mereka mengikuti pelatihan dan langsung kita tempatkan di seluruh Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih,” ungkap Ferry dalam konferensi pers di Kementerian Koperasi, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Kemenkop menyiapkan para manajer tersebut agar mampu mengelola koperasi secara profesional dan memiliki orientasi bisnis. Untuk itu, mereka dibekali pelatihan manajerial yang mencakup berbagai aspek pengelolaan koperasi.
Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menjelaskan, peserta memperoleh 12 modul pelatihan. Materinya meliputi manajemen perkoperasian, tata kelola bisnis, digitalisasi, hingga pembelajaran dari koperasi yang berhasil menembus pasar ekspor.
Tak hanya itu, seluruh calon manajer juga diwajibkan mengikuti sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai standar kompetensi.
“Ini semata-mata untuk menjawab keraguan publik bahwasannya pelatihan ini bukanlah pelatihan yang ala kadarnya atau seremonial belaka,” tegas Farida.
Melalui penempatan manajer yang telah tersertifikasi, pemerintah berharap KopDes Merah Putih mampu mengoptimalkan potensi ekonomi desa sekaligus berkembang sebagai lembaga usaha yang profesional, kompetitif, dan memberikan keuntungan bagi masyarakat.
Ke depan, Kemenkop juga berencana menambah jumlah manajer secara bertahap mengikuti pengembangan gerai dan infrastruktur KopDes Merah Putih di berbagai daerah.
