Jakarta, Blok7.id – Pagar besi setinggi sekitar 2,5 hingga 3 meter mendadak terlihat di sejumlah pusat perbelanjaan. Kemunculannya pun memicu pertanyaan di tengah ramainya pembahasan soal keamanan menjelang Agustus.

Sejumlah mal yang terlihat memasang pagar tinggi di antaranya Kota Kasablanka dan Gandaria City di Jakarta. Sementara di Surabaya, pagar serupa terlihat di Pakuwon Mall, Pakuwon City Mall, Royal Plaza, dan Tunjungan Plaza.

Kemunculan pagar tersebut kemudian ramai dibahas di media sosial. Sebagian warganet mengaitkannya dengan kemungkinan antisipasi terhadap aksi demonstrasi, mengingat sejumlah pusat perbelanjaan berada di kawasan yang kerap menjadi titik keramaian.

Lantas, benarkah pagar tinggi tersebut dipasang untuk mengantisipasi demonstrasi?

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja memberikan penjelasan. Menurutnya, alasan utama pemasangan pagar adalah untuk mengatur akses keluar-masuk pengunjung.

“Sebetulnya kan tujuan utamanya adalah untuk supaya lebih menertibkan arus keluar masuk pengunjung. Kalau terbuka itu kan pengunjung bisa masuk dari mana saja, bisa keluar dari mana saja begitu. Sehingga itu kan membahayakan lalu lintas sekitar,” kata Alphonzus di Kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (30/7).

Alphonzus mengatakan pemasangan pagar di pusat perbelanjaan bukan sesuatu yang baru. Beberapa mal bahkan telah menggunakan pagar sejak awal pembangunan.

Namun, keberadaan pagar juga memiliki fungsi tambahan, terutama bagi mal yang berada di pusat kota atau kawasan yang kerap menjadi lokasi demonstrasi.

“Jadi saya kira itu juga sekalian untuk bisa memberikan satu, apa ya, batas pengaman lah begitu, terhadap demonstrasi-demonstrasi yang suka berlangsung,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!