Jakarta. Blok7.id – Pengamat politik Adi Prayitno menilai kemunculan Partai Gerakan Rakyat (PGR) tidak bisa dilepaskan dari sosok Anies Baswedan.
Menurutnya, partai tersebut sejak awal memang identik dengan mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Adi mengatakan, latar belakang para pendiri, pengurus, hingga inisiator PGR memiliki kedekatan dengan Anies.
Karena itu, ia menilai kehadiran partai tersebut merupakan bagian dari upaya menyiapkan kendaraan politik bagi Anies pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.
“Itu disampaikan secara terbuka oleh Syahrin Hamid di berbagai kesempatan, bahwa ini adalah partai politik yang memang didesain supaya Anies Baswedan itu nantinya punya kendaraan politik untuk maju sebagai calon presiden,” ujar Adi alam kanal YouTube Adi Prayitno Official, dikutip Sabtu (25/7).
Adi menambahkan, sistem pemilu di Indonesia mengharuskan calon presiden maupun calon wakil presiden diusung oleh partai politik. Menurutnya, jika PGR lolos sebagai peserta Pemilu 2029, partai tersebut dapat menjadi kendaraan politik baru bagi Anies.
Pernyataan Adi sejalan dengan sikap yang sebelumnya disampaikan Ketua Umum PGR, Sahrin Hamid.
Saat mendaftarkan partainya sebagai calon peserta Pemilu 2029 ke Kementerian Hukum (Kemenkum) pada Kamis (23/7/2026), Sahrin menyebut PGR akan mengusung Anies sebagai calon presiden apabila resmi menjadi peserta pemilu.
“Baik, baik. Teman-teman, ada pertanyaan, Apakah jika Partai Gerakan ini sah menjadi partai politik, apakah mencalonkan Anies sebagai calon presiden? Nah, itu pertanyaannya. Mungkin susah disampaikan, tapi jawabannya insyaallah mudah,” kata Sahrin usai mendaftarkan PGR ke Kemenkum.
“Jawabannya adalah bila Partai Gerakan Rakyat ditetapkan menjadi partai peserta pemilu, maka oleh konstitusi dinyatakan dapat mengusulkan calon Presiden Republik Indonesia, maka sudah dipastikan calon presidennya adalah Anies Rasyid Baswedan!” tegas Sahrin.
