BLORA, Blok7.id – Bupati Blora Arief Rohman melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Blora.
Dalam pelantikan itu, perhatian khusus langsung diberikan pada sektor infrastruktur yang menjadi salah satu program prioritas daerah. Pelantikan digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Rabu (24/6/2026).
Empat pejabat yang dilantik yakni Nidzamudin Al Hudda sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Puji Ariyanto sebagai Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan, Widodo sebagai Kepala Pelaksana BPBD, serta Agus Listiyono sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Blora.
Kepada Kepala DPUPR yang baru, Arief meminta agar pembangunan infrastruktur terus menjadi fokus utama. Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap pembangunan jalan, jembatan, hingga pengelolaan sumber daya air masih sangat besar.
“Infrastruktur merupakan program prioritas. tolong untuk terus berkomunikasi dengan pemerintah provinsi dan pusat, karena harapan masyarakat sangat luar biasa”, tegasnya.
Selain menjaga kemantapan jalan dan jembatan, DPUPR juga diminta memastikan penataan ruang berjalan tertib dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan yang baru diminta mendorong terwujudnya kawasan permukiman yang layak huni, sehat, dan berkualitas. Pelayanan transportasi juga diharapkan semakin baik melalui penyediaan sarana dan prasarana yang aman serta tertib.Untuk BPBD, Arief menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana. Menurutnya, sinergi dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan harus diperkuat agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan efektif.Sedangkan Sekretaris DPRD yang baru diharapkan mampu memberikan dukungan administratif, keuangan, dan fasilitasi yang optimal kepada DPRD, sekaligus menjaga komunikasi yang harmonis antara lembaga legislatif dan eksekutif.Arief menjelaskan, pelantikan tersebut merupakan tahap akhir dari proses seleksi terbuka yang telah berlangsung sejak April 2026. Seluruh tahapan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dengan mengedepankan sistem merit.”Seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan dengan mempertimbangkan kompetensi, kualifikasi, integritas, rekam jejak, serta kebutuhan organisasi,” ujarnya.Menurutnya, jabatan pimpinan tinggi pratama bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.”Jabatan yang saudara emban hari ini bukanlah sekadar simbol kedudukan ataupun penghargaan semata, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab yang besar,” katanya.Arief juga mengingatkan bahwa pejabat pimpinan tinggi pratama memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, mereka diminta mampu menjadi teladan, membangun budaya kerja positif, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan inovasi.”Jangan terjebak pada pola kerja rutinitas semata, tetapi hadirkan terobosan dan inovasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.Hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Bupati Blora Sri Setyorini, Ketua DPRD Blora Mustopa, Sekda Blora Komang Gede Irawadi, serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkab Blora.Di akhir arahannya, Arief meminta para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan tugas masing-masing, memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, serta menghadirkan kinerja yang berdampak langsung bagi masyarakat Kabupaten Blora.
