​CILACAP, Blok7.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan tidak main-main dalam membersihkan diri dari praktik ilegal. Bersama jajaran UPT se-Nusakambangan dan Cilacap, Kalapas Pasir Putih mengikuti Apel Komitmen Bersama Pemasyarakatan Bersih dan Ikrar Zero Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) yang digelar di Lapangan Tennis Lapas Batu, Nusakambangan.

​Kegiatan ini bukan sekadar seremoni baris-berbaris. Ini adalah pernyataan perang terbuka terhadap segala bentuk penyimpangan di balik jeruji besi.

​Sinergi Lintas Sektoral: Tak Ada Celah bagi Pelanggar

Apel yang dipimpin oleh Kepala Koordinator Wilayah Nusakambangan-Cilacap, Irfan, ini mengirimkan pesan kuat kepada publik dan internal. Kehadiran jajaran elit Aparat Penegak Hukum (APH), mulai dari Polresta Cilacap, Kodim Cilacap, Kopassus Daun Lumbung, Kejaksaan, hingga BNNK Cilacap, menegaskan bahwa pengawasan di Nusakambangan kini berlapis dan tak tertembus.

​”Integritas bukan pilihan, tapi kewajiban. Kita konsisten menjaga lingkungan pemasyarakatan dari segala pelanggaran yang merusak kepercayaan publik,” tegas Irfan dalam amanatnya, Jumat (8/5/2026).

​Transparansi Tanpa Sekat

​Kalapas Pasir Putih menegaskan bahwa komitmen ini mencakup penghapusan empat dosa besar di Lapas, yakni :

  1. Handphone
  2. Narkoba
  3. Pungutan Liar
  4. Dan Penipuan.

Keterlibatan aktif rekan media dalam meliput kegiatan ini menjadi bukti bahwa Lapas Pasir Putih kini mengedepankan keterbukaan informasi. Tidak ada yang ditutup-tutupi, setiap langkah pembenahan diawasi langsung oleh mata masyarakat.

​Aksi Nyata: Tes Urine Mendadak

​Membuktikan bahwa ikrar tersebut bukan sekadar ‘lip service’ atau bualan di atas kertas, usai apel seluruh peserta tanpa terkecuali langsung diwajibkan mengikuti pengecekan urine.

​Langkah represif-preventif ini merupakan bentuk pengawasan internal yang radikal untuk memastikan bahwa petugas yang menjaga gerbang pemasyarakatan adalah pribadi yang bersih, profesional, dan akuntabel.

Dengan pengecekan urine ini, Lapas Pasir Putih mengirim pesan jelas, bersihkan diri sebelum membersihkan organisasi.

​Pesan utama, zero halinar bukan lagi target masa depan, melainkan standar operasional yang harus tegak berdiri hari ini di Nusakambangan.

(Redaksi/Hans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!