Blora, Blok7.id – Kebutuhan layanan kesehatan jiwa di Blora bertambah. Menjawab kondisi itu, Pemkab Blora meresmikan Gedung Rawat Inap Jiwa di RSUD dr. R. Soeprapto Cepu pada Sabtu (4/7/2026).

Peresmian dilakukan bertepatan dengan peringatan HUT ke-70 RSUD dr. R. Soeprapto Cepu.

Prosesi ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini yang didampingi Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, Direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, serta tamu undangan. Setelah itu, rombongan meninjau langsung gedung rawat inap yang telah siap beroperasi.

Bupati Arief Rohman mengatakan kebutuhan layanan kesehatan jiwa terus meningkat. Menurutnya, kondisi tersebut terlihat dari meningkatnya beban penyakit gangguan jiwa, baik berdasarkan data global maupun nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menyampaikan bahwa berdasarkan data global maupun nasional, beban penyakit akibat gangguan jiwa terus mengalami peningkatan. B

erbagai tekanan ekonomi, sosial, hingga dinamika kehidupan saat ini menuntut fasilitas kesehatan untuk terus bertransformasi menghadirkan layanan yang lebih berkualitas, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Oleh karena itu, momentum hari ini menjadi sangat bersejarah dan patut kita apresiasi setinggi-tingginya dengan diresmikannya Gedung Rawat Inap Jiwa RSUD dr. R. Soeprapto Cepu. Pemerintah Kabupaten Blora mendukung penuh standardisasi layanan ini agar aksesibilitas rujukan psikiatri di Kabupaten Blora semakin kuat dan terintegrasi,” ungkap Bupati.

Arief mengapresiasi RSUD dr. R. Soeprapto Cepu yang menjadikan peringatan HUT ke-70 sebagai momentum meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui pembangunan fasilitas baru.

Ia berharap gedung tersebut mampu menghadirkan pelayanan kesehatan jiwa yang lebih komprehensif. Pemkab Blora juga mendorong sinergi antara RSUD dr. R. Soeprapto Cepu dengan pondok pesantren yang selama ini ikut menangani pasien gangguan jiwa, sehingga penanganan tidak hanya dilakukan melalui pendekatan medis, tetapi juga pembinaan spiritual.

Menurut Arief, letak Kecamatan Cepu yang berada di wilayah perbatasan menjadi peluang bagi RSUD dr. R. Soeprapto Cepu untuk berkembang sebagai rumah sakit rujukan regional yang melayani masyarakat Blora maupun daerah sekitar, seperti Bojonegoro dan Ngawi.

“Kepada seluruh jajaran manajemen, dokter, perawat, dan tenaga penunjang di RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, saya titipkan agar terus memberikan pelayanan dengan hati. Jadikan Gedung Rawat Inap Jiwa yang baru ini sebagai tempat yang penuh empati, aman, nyaman, dan benar-benar memanusiakan manusia,” pesannya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, drg. Wilys Yuniarti, mengatakan bersamaan dengan peresmian gedung, rumah sakit juga membuka layanan Poli Jiwa yang dilayani dua dokter untuk pasien laki-laki dan perempuan.

Pada tahap awal, layanan tersebut masih diperuntukkan bagi pasien umum. Pihak rumah sakit juga tengah melengkapi persyaratan agar ke depan pelayanan kesehatan jiwa dapat melayani peserta BPJS Kesehatan.

“Kami berharap layanan ini tidak hanya dimanfaatkan masyarakat Blora, tetapi juga menjadi pilihan masyarakat dari kabupaten sekitar seperti Bojonegoro maupun Ngawi,” jelasnya.

Selain meresmikan gedung baru, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu juga menggelar bakti sosial berupa khitan massal yang diikuti 50 anak serta donor darah dengan target 48 pendonor dalam rangka HUT ke-70 rumah sakit.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Blora, Dewan Pengawas RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, kepala perangkat daerah, Forkopimcam Cepu, pimpinan instansi vertikal, jajaran BUMN dan BUMD, Baznas, BPJS Kesehatan, Bank Jateng, BKK, PMI Kabupaten Blora, serta tamu undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!