Spread the love

BLORA, Blok7.id – Wakil Bupati Blora sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), Sri Setyorini, menegaskan pentingnya penguatan aspek lingkungan dalam pelaksanaan program MBG.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Ia mendorong seluruh Satuan Pelayanan Program Makan Bergizi (SPPG) di Blora untuk segera dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) guna mencegah pencemaran lingkungan.

Dalam pernyataan video yang beredar, Sri Setyorini mengungkapkan bahwa jumlah SPPG di Kabupaten Blora terus bertambah dan kini telah mencapai 71 unit, termasuk yang dikelola oleh Polres Blora.

“Setelah bertambahnya SPPG di Blora, menurut informasi dari korwil, sudah ada 71 yang berdiri, itu sudah termasuk SPPBG Polres,” ujar Sri Setyorini, Jumat (30/1/2026).

Dengan bertambahnya jumlah dapur layanan MBG, ia menilai perlu ada langkah antisipatif agar dampak lingkungan tidak menjadi persoalan baru di tengah keberhasilan program.

“Untuk menanggulangi situasi ke depan kepada masyarakat tentang pencemaran lingkungan, alangkah baiknya SPPG yang sudah berjalan dengan baik dibuatkan IPAL,” tegasnya.

Sri Setyorini mengapresiasi kualitas pelaksanaan MBG sejauh ini. Menurutnya, keluhan terkait kekurangan atau kualitas makanan sudah tidak lagi muncul. Namun, ia mengingatkan agar keberhasilan tersebut tidak mengabaikan aspek sanitasi dan pengelolaan limbah.

“Saat ini sudah bagus, sudah tidak ada laporan kekurangan dari makanan yang diterima anak-anak. Ini untuk menanggulangi ke depan agar jangan sampai ada komplain lagi, khususnya soal air limbah,” jelasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Satgas MBG Blora untuk memastikan program strategis nasional ini tidak hanya berhasil dari sisi gizi dan pelayanan, tetapi juga berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Dengan dorongan pembangunan IPAL di setiap SPPG, Pemkab Blora berharap program MBG dapat terus berjalan optimal tanpa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

(Redaksi/Hans)

error: Content is protected !!