BLORA, Blok7.id – Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia setelah tercebur ke aliran sungai di area Pasar Pon, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 17.15 WIB.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Peristiwa tersebut dilaporkan warga ke Polsek Blora tak lama setelah kejadian. Petugas bersama tim BPBD Kabupaten Blora segera mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi.
“Korban diketahui bernama Lastari (46), warga Desa Bogorejo, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di aliran sungai dengan kedalaman air sekitar 30 sentimeter,” ungkap Kapolsek Blora AKP Nur Dwi Edie W.
Berdasarkan keterangan saksi, lanjut dia, sebelum kejadian korban terlihat mencari barang bekas (rosok) di belakang rumahnya sekitar pukul 17.00 WIB. Tak lama kemudian terdengar suara benda tercebur ke sungai.
“Saksi yang curiga lalu mengintip dari kamar mandi dan melihat korban telah jatuh ke aliran sungai. Ia segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar sebelum akhirnya peristiwa tersebut dilaporkan ke polisi,” terang Kapolsek Blora AKP Nur Dwi Edie W.
Petugas dari Polsek Blora bersama BPBD mengevakuasi korban dan membawa jenazah ke kamar mayat RSUD dr. R. Soetijono Blora untuk pemeriksaan medis.
Hasil pemeriksaan awal oleh tim medis dan petugas kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Hanya terdapat luka lecet ringan pada alis kiri dan telinga kiri, serta busa keluar dari hidung.

“Dari keterangan keluarga dan hasil pemeriksaan, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi akut.
Polisi menyimpulkan korban meninggal dunia akibat kambuhnya penyakit yang diderita, sehingga terjatuh ke sungai,” ungkap Kapolsek Blora AKP Nur Dwi Edie W.
Kapolsek Blora AKP Nur Dwi Edie W, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan, mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta melakukan visum et repertum (VER) terhadap jenazah.
“Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, warga digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan yang diduga berinisial TN di area sekitar Pasar Pon Blora, Minggu (15/2/2026) sore menjelang waktu Magrib.
Jenazah ditemukan di bawah aliran sungai sisi barat pasar, dalam kondisi terapung di pinggir sungai. Lokasi penemuan berada di wilayah Kelurahan Tegalgunung. Korban diketahui berasal dari Desa Bogorejo, Kecamatan Japah.
“Iya, ada jenazah perempuan yang kejebur di sungai wilayah pasar hewan, atau Pasar Pon Blora,” ujar R, warga sekitar lokasi kejadian.
Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar dan pengunjung pasar hewan. Sejumlah warga tampak berkerumun di sekitar lokasi, sementara aparat dari Polsek Blora Kota datang untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan awal.
Hingga berita ini ditayangkan, kronologi pasti kejadian masih belum diketahui. Warga mengaku tidak mengetahui secara pasti bagaimana korban bisa berada di sungai tersebut.
“Ini masih menunggu pihak kepolisian,” tambah R.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap jenazah guna memastikan penyebab kematian.
Belum ada keterangan resmi terkait apakah peristiwa tersebut murni kecelakaan atau terdapat unsur lain.
Kasus ini masih dalam penanganan aparat kepolisian, dan masyarakat diminta untuk tidak berspekulasi sebelum ada keterangan resmi dari pihak berwenang.
(Redaksi/Hans)
