Spread the love

Blok7.id -bPenentuan Hari Raya Idulfitri 2026 mulai menjadi perhatian publik.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Sejumlah lembaga dan organisasi telah merilis prediksi masing-masing, memunculkan kemungkinan adanya perbedaan tanggal Lebaran tahun ini.

Perbedaan ini bukan hal baru di Indonesia. Metode yang digunakan dalam menentukan awal bulan Hijriah, mulai dari hisab hingga rukyat, kerap menghasilkan kesimpulan yang berbeda.

Sejauh ini, beberapa pihak seperti Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG sudah menyampaikan perhitungan mereka. Sementara itu, pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat sebagai penentu resmi.

Berikut rangkumannya:

  • Muhammadiyah

Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Penentuan ini menggunakan metode hisab hakiki kontemporer yang mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), yakni berbasis perhitungan astronomi tanpa menunggu pengamatan hilal.

  • BRIN

BRIN memprediksi Idulfitri berpotensi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Menurut peneliti Thomas Djamaluddin, posisi hilal saat matahari terbenam pada 19 Maret 2026 di Asia Tenggara belum memenuhi kriteria pemerintah.

Kriteria yang digunakan adalah standar MABIMS, yaitu tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

  • BMKG

BMKG juga memperkirakan hilal belum memenuhi kriteria tersebut.

Ketinggian hilal diprediksi berada di kisaran 0,91 derajat di Merauke hingga 3,13 derajat di Sabang, dengan elongasi sekitar 4,54 hingga 6,1 derajat.

BMKG juga mengingatkan potensi kekeliruan saat rukyat, seperti kemungkinan planet atau bintang terang yang tampak dekat dengan bulan dan disalahartikan sebagai hilal.

  • NU

Nahdlatul Ulama biasanya mengikuti keputusan pemerintah.

Organisasi ini menggunakan metode rukyat hilal yang didukung hisab sebagai alat bantu.

  • Pemerintah

Pemerintah akan menetapkan tanggal resmi melalui sidang isbat pada 19 Maret 2026 di Kementerian Agama, Jakarta.

Sidang ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari ahli astronomi hingga organisasi masyarakat Islam.

Jika hilal belum memenuhi kriteria visibilitas, Idulfitri kemungkinan jatuh pada 21 Maret 2026. Namun jika hilal terlihat, Lebaran bisa ditetapkan pada 20 Maret 2026.

Itulah gambaran prediksi Hari Raya Idulfitri 2026 dari berbagai pihak. Keputusan final tetap menunggu hasil sidang isbat pemerintah.

error: Content is protected !!