TULUNGAGUNG, Blok7.id – Beredar vidio viral di media sosial, operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengguncang Kabupaten Tulungagung.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Dalam operasi senyap tersebut, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, dikabarkan turut diamankan dan langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, tim KPK bergerak cepat dan melakukan serangkaian pemeriksaan awal di Mapolres Tulungagung dengan meminjam sejumlah ruangan untuk kepentingan penyidikan.
Sejak malam hari, Jumat (10/4/2026) suasana di Mapolres Tulungagung tampak tidak biasa. Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung terlihat berdatangan dan menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik.
Beberapa nama yang terpantau hadir antara lain Pj Sekda Soeroto, Kepala Bakesbangpol Agus Prijanto Utomo, Kepala Bappeda Erwin Novianto, hingga Direktur RSUD dr. Iskak, dr. Zuhrotul Aini. Selain itu, sejumlah kepala dinas, kepala badan, serta pejabat bagian juga turut dimintai keterangan.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan masih berlangsung tertutup dan belum ada pihak yang diperbolehkan memberikan keterangan resmi.
Aktivitas di sekitar Mapolres juga menunjukkan peningkatan signifikan. Sejumlah kendaraan roda empat yang diduga milik tim penyidik KPK terlihat keluar masuk area markas kepolisian.
Aparat kepolisian tampak melakukan penjagaan ketat di pintu gerbang. Bahkan akses keluar-masuk sempat ditutup rapat guna mendukung kelancaran proses pemeriksaan.
Dari informasi yang beredar, Gatut Sunu Wibowo disebut telah dibawa ke Jakarta oleh tim KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di kantor pusat lembaga antirasuah tersebut.
Namun demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Komisi Pemberantasan Korupsi terkait status hukum yang bersangkutan maupun detail perkara yang tengah ditangani, termasuk kemungkinan barang bukti yang diamankan.
Peristiwa ini langsung menyita perhatian publik dan menambah daftar panjang kepala daerah yang tersandung operasi senyap KPK. Masyarakat kini menunggu kejelasan resmi terkait kasus yang menyeret pucuk pimpinan daerah tersebut.
KPK sendiri dikenal memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam OTT.
Situasi di Tulungagung masih terus berkembang, sementara publik berharap transparansi dan penegakan hukum dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu. Perkembangan kasus ini masih dinamis. Nantikan update resmi dari KPK untuk kepastian hukum selanjutnya.
(Redaksi/Hans)
Sumber : Akun Tiktok @perkasa.fm
Foto : Tangkapan layar
