Jakarta. Blok7.id – Pemerintah resmi membuka rekrutmen nasional untuk memperkuat pelaksanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Seleksi ini dibuka melalui Panitia Seleksi Nasional SDM Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).
Program ini menjadi bagian dari percepatan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 terkait pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa penguatan ekonomi di tingkat desa hingga kawasan pesisir membutuhkan SDM yang profesional dan berintegritas.
Ia menilai, rekrutmen ini penting untuk membangun ekosistem ekonomi desa yang lebih kuat dan berkelanjutan dari akar rumput.
Pada tahap awal, pemerintah membuka total 35.476 formasi. Terdiri dari 30.000 posisi Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan 5.476 Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih.
Seluruh formasi tersebut akan ditempatkan sebagai pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).
Mereka akan berada di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara untuk koperasi desa dan PT Agrinas Jaladri Nusantara untuk sektor kampung nelayan.
Pendaftaran dibuka mulai 15 April 2026 hingga 24 April 2026 melalui laman resmi phtc.panselnas.go.id.
Informasi lengkap terkait persyaratan dan tahapan seleksi dapat diakses langsung di situs tersebut.
Seleksi ini terbuka untuk lulusan D-III, D-IV, dan S-1 dari semua jurusan. Syarat umum lainnya yakni usia maksimal 35 tahun dengan IPK minimal 2,75.
Pemerintah menegaskan proses seleksi dilakukan dengan sistem merit, mengedepankan transparansi, keterbukaan, dan kompetensi. Tidak ada jalur khusus maupun titipan dalam proses rekrutmen ini.
“Seleksi ini terbuka bagi putra-putri terbaik bangsa yang memenuhi syarat untuk mengikuti proses secara adil dan profesional,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga menegaskan bahwa seluruh tahapan tidak dipungut biaya. Masyarakat diminta waspada terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan atau meminta imbalan.
“Pemerintah menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya apapun. Tidak ada jalur khusus, tidak ada titipan, dan tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan peserta. Bila ada pihak yang meminta imbalan atau menjanjikan kelulusan, maka hal tersebut merupakan bentuk penipuan,” katanya.
Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal Panitia Seleksi Nasional, termasuk situs phtc.panselnas.go.id.
Pelaksanaan rekrutmen ini juga melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, mulai dari Kementerian PANRB, Kementerian Koperasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Keuangan, hingga BKN, di bawah koordinasi BP BUMN.
Pemerintah turut meminta dukungan pemerintah daerah hingga kepala desa untuk ikut menyosialisasikan program ini agar berjalan optimal di lapangan.
“Kepada putra-putri terbaik bangsa, inilah saatnya mengambil bagian dalam pengabdian nyata. Negara memanggil saudara-saudara sekalian untuk hadir di desa, di kelurahan, dan di kampung nelayan, guna membangun Indonesia dari akar yang paling kuat. Mari kita kawal bersama proses ini dengan jujur, disiplin, dan terbuka, agar yang terpilih benar-benar SDM terbaik untuk menjalankan mandat besar Presiden,” tutupnya.
