CILACAP, Blok7.id – Tim Identifikasi dan Sosialisasi (Idensos) Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri pusat melaksanakan kegiatan handling terhadap warga binaan kasus terorisme di Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih, Cilacap.

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan sikap, perilaku, serta pemahaman para warga binaan selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.

Kehadiran Tim Idensos Densus 88 tidak hanya berfokus pada aspek pengawasan, “Tetapi juga memperkuat sinergi dalam mendukung program pembinaan dan deradikalisasi yang berjalan secara berkelanjutan di lingkungan Lapas Pasir Putih,” ungkap tim Idensos Densus 88 pusat, Senin (18/5/2026).

Langkah ini dinilai strategis guna memastikan proses pembinaan mampu menyentuh perubahan pola pikir dan sikap warga binaan ke arah yang lebih moderat dan produktif.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan dialog langsung, observasi, hingga pendekatan humanis kepada warga binaan terorisme.

“Pendekatan persuasif menjadi metode utama untuk menggali perkembangan psikologis, sosial, serta tingkat pemahaman para warga binaan terhadap ideologi yang pernah dianut sebelumnya,” lanjut tim Idensos Densus 88 pusat.

Monitoring dilakukan secara mendalam guna mengetahui sejauh mana perubahan sikap warga binaan selama menjalani pembinaan.

“Evaluasi ini menjadi indikator penting apakah warga binaan telah menunjukkan perkembangan positif dan meninggalkan pandangan radikal, atau masih memiliki pemahaman keras yang memerlukan pendampingan lebih lanjut,” terang tim.

Selain itu, Tim Idensos Densus 88 pusat juga meninjau langsung kondisi warga binaan selama berada di Lapas Pasir Putih. Peninjauan meliputi kondisi kesehatan, pola pembinaan, interaksi sosial antarwarga binaan, hingga situasi keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Langkah tersebut, lanjut tim, ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses pembinaan berjalan sesuai standar serta tetap menjunjung aspek kemanusiaan dan pemenuhan hak-hak warga binaan.

Pihak Lapas Pasir Putih menyambut baik kegiatan monitoring tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program pembinaan warga binaan terorisme.

“Sinergi antara petugas lapas dan Tim Idensos Densus 88 diharapkan mampu memperkuat proses deradikalisasi sehingga warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan pemahaman yang lebih baik, memiliki semangat kebangsaan, serta siap menjalani kehidupan yang lebih produktif dan damai,” pungkas pihak Lapas Pasir Putih.

(Redaksi/Hans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!