Spread the love

BLORA, Blok7.id – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) datangi Gendono (Ndono), pasca terbakarnya sumur bor minyak mentah ilegal, di wilayah tersebut. Yang sampai 6 hari ini, api masih menyala.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kedatangan orang nomor dua di Jawa Tengah tersebut, tak lain untuk meninjau lokasi bencana sumur bor minyak mentah ilegal yang mengalami insiden kebakaran, Minggu (17/8/2025) lalu, berlokasi di Ndono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora.

Selain meninjau lokasi kebakaran sumur bor minyak mentah ilegal, Gus Yasin, yang di dampingi wakil Bupati Blora Sri Setyorini, ketua DPRD Blora Mustopa, juga meninjau lokasi dapur umum dan menemui warga terdampak.

“Info yang kami terima, bakal ada pengeboran-pengeboran minyak lagi, kami nggak mau. Kami pemerintah Provinsi harus atur. Dan setalah adanya Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025, kami pemerintah Provinsi akan membentuk satgas,” ucapnya, Jumat (21/8/2025).

Terlepas dari itu, ketika disinggung terkait rumah rusak akibat insiden kebakaran sumur bor minyak ilegal tersebut, pihaknya memberikan penjelasan secara jelas dan gamblang.

screenshot_126

“Untuk rumah rusak, kita hitung, kita data dan pemerintah akan hadir. Kemudian pemerintah juga telah memberikan santunan kepada para korban,” ungkap Gus Yasin.

Diketahui, kobaran api dari sumur minyak ilegal tersebut yang terjadi sejak Minggu (17/8/2025) siang, belum juga padam hingga, Jumat (21/8/2025).

Tragedi yang terjadi ini telah menelan tiga korban jiwa meninggal dunia (MD) dan dua kritis yang sekarang masih mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit di Jogja.

Dari kejadian ini memaksa puluhan warga mengungsi, meninggalkan kampung yang kini diselimuti asap hitam pekat. (Hans)

error: Content is protected !!