Blora, Blok7.id – Sebuah gudang milik SMP Negeri 3 Tunjungan di Dukuh Kalisangku, Desa Gempolrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, terbakar, Kamis (18/6/2026) siang.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Bangunan yang terbakar diketahui merupakan bekas rumah dinas yang telah dialihfungsikan menjadi gudang penyimpanan barang inventaris sekolah yang sudah tidak digunakan.
Kapolres Blora melalui Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, petugas langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari pihak sekolah.
“Benar telah terjadi kebakaran gudang di SMPN 3 Tunjungan sekitar pukul 12.30 WIB. Begitu menerima laporan, petugas dari Polsek Tunjungan langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian bersama tim pemadam untuk melakukan penanganan,” ujar AKP Midiyono.
Berdasarkan hasil keterangan di lapangan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 12.20 WIB. Saat itu seorang guru berinisial S yang baru selesai melaksanakan salat zuhur melihat kepulan asap tebal dari arah timur kompleks sekolah.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepala sekolah dan diteruskan ke Polsek Tunjungan untuk mendapatkan penanganan.
Polisi menduga api berasal dari sisa pembakaran sampah di sekitar lokasi. Meski sebelumnya telah dilakukan penyiraman setelah kegiatan bersih-bersih, bara api diduga kembali menyala akibat tiupan angin dan merembet ke material mudah terbakar yang berada di sekitar gudang.
Petugas kepolisian bersama tim pemadam kebakaran dan staf sekolah kemudian berupaya melokalisir kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 13.15 WIB.
“Saat kejadian, seluruh murid kebetulan sudah pulang ke rumah masing-masing, sehingga di sekolah hanya tersisa guru dan staf tata usaha. Kami pastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini,” tambkah Kasihumas.
Akibat kebakaran tersebut, bagian atap kayu gudang mengalami kerusakan. Sejumlah barang yang tersimpan di dalamnya juga hangus terbakar, mulai dari perangkat komputer lama, printer, hingga mebel sekolah yang sudah rusak.
Kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 2 juta.
Saat ini, Polsek Tunjungan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan lokasi, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
