Blora, Blok7.id – Lalu lintas di Kabupaten Blora semakin padat seiring meningkatnya mobilitas masyarakat. Pemerintah Kabupaten Blora pun menggandeng Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal untuk menyiapkan SDM transportasi darat.
Kerja sama ini juga membuka peluang bagi putra-putri asli Blora untuk menempuh pendidikan kedinasan di PKTJ Tegal. Mereka nantinya diharapkan bisa kembali mengabdi di daerah.
Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pemenuhan SDM Bidang Perhubungan Darat. Penandatanganan dilakukan Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini bersama Direktur PKTJ Tegal Bambang Istiyanto di Kampus Margadana PKTJ, Kota Tegal, Jumat (7/8/2026).
Sri Setyorini mengatakan kebutuhan tenaga transportasi yang kompeten semakin penting karena kondisi lalu lintas Blora terus berubah.
“Perkembangan lalu lintas di Kabupaten Blora dari tahun ke tahun semakin dinamis dan semakin padat. Kondisi ini menuntut kesiapan SDM yang memiliki kompetensi di bidang transportasi darat agar mampu mendukung keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” ujar Sri Setyorini.
Perempuan yang akrab disapa Budhe Rini itu menilai kerja sama dengan PKTJ menjadi langkah strategis untuk mencetak tenaga profesional di bidang transportasi. Keberadaan SDM tersebut juga diharapkan dapat memperkuat pelayanan publik.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin menyiapkan putra-putri daerah yang memiliki keahlian di bidang transportasi. Ke depan, mereka diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Blora yang terus berkembang,” katanya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Blora Heru Eko Wiyono mengatakan program tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga transportasi saat ini. Pemkab juga ingin menyiapkan calon aparatur pemerintah dari kalangan generasi muda daerah.
Heru mengajak putra-putri asli Blora memanfaatkan kesempatan untuk masuk PKTJ melalui jalur pendidikan kedinasan.
“Kami mengajak putra-putri terbaik Kabupaten Blora untuk memanfaatkan peluang ini. Pada tahun ajaran 2027–2028 nanti silakan putra-putri asli Blora mendaftar menjadi taruna PKTJ Tegal. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka dapat kembali mengabdi untuk daerah,” kata Heru.
Menurut Heru, calon taruna yang mulai kuliah pada 2027 atau 2028 diperkirakan dapat menyelesaikan pendidikan sekitar 2030 hingga 2031. Mereka kemudian berpeluang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Blora sesuai kebutuhan formasi.
“Harapannya, kebutuhan tenaga teknis bidang perhubungan darat dapat dipenuhi oleh SDM berkualitas yang berasal dari daerah sendiri. Dengan demikian, pembangunan sektor transportasi dan pelayanan publik di Kabupaten Blora dapat berjalan semakin optimal,” ujarnya.
Direktur PKTJ Tegal Bambang Istiyanto mengatakan kolaborasi perguruan tinggi vokasi dengan pemerintah daerah penting untuk menghasilkan SDM transportasi yang kompeten, profesional, dan berdaya saing.
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung bersamaan dengan Upacara Pelantikan Perwira Transportasi Darat PKTJ. Wakil Bupati Blora hadir bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Kerja sama Pemkab Blora dan PKTJ Tegal merupakan tindak lanjut Kesepakatan Bersama Pemkab Blora dengan Badan Pengembangan SDM Perhubungan Kementerian Perhubungan yang telah ditandatangani pada 16 November 2023.
