Spread the love

PATI, Blok7.id – Suasana di Polres Pati memanas, Jumat (3/10/2025), menyusul kedatangan salah satu koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Teguh Irianto, bersama rekannya, Botok.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kedatangan mereka diliputi kemarahan besar dan ditujukan langsung kepada Kapolres Pati, menyusul insiden pembakaran yang diduga menimpa rumah Teguh Irianto.

​Dalam insiden yang terekam dalam cuplikan video yang beredar luas, Teguh Irianto terlihat sangat emosional dan secara lantang melontarkan kekecewaannya di hadapan kerumunan massa dan personel kepolisian.

Ia secara keras mempertanyakan dugaan kaitan antara unjuk rasa yang mereka lakukan dengan insiden pembakaran rumahnya.

​”Saya tanya, ada hubungannya enggak? Kalau Pak Kapolres tidak tegas, saya usir Kapolres dari Pati!” ujar Teguh dengan nada tinggi dan penuh amarah, menuntut ketegasan dan tanggung jawab pihak kepolisian.

​AMPB diketahui baru saja melancarkan unjuk rasa besar-besaran di Pati yang menuntut mundurnya Bupati Pati.

Meskipun beredar kabar bahwa salah satu koordinator aksi, Ahmad Husein, telah mencapai kesepakatan damai dengan Bupati, sosok Teguh Irianto dan Botok dikenal sebagai kelompok yang ngotot untuk melanjutkan perjuangan dan tuntutan mereka.

​Lebih lanjut, Teguh Irianto mendesak kepolisian agar segera mengambil tindakan konkret dan menangkap pelaku pembakaran rumahnya.

​”Sekarang tangkap orang itu! Mau nunggu waktu sampai nyawa warga terbunuh semua, baru ditangkap?” tantangnya, menyiratkan kekhawatiran serius akan keselamatan warga lainnya yang vokal menyuarakan aspirasi masyarakat.

​Insiden pembakaran rumah koordinator aksi ini secara signifikan menambah daftar panjang ketegangan dan kekecewaan publik terhadap kondisi keamanan dan penegakan hukum di Pati.

Hal ini terutama dirasakan oleh kelompok-kelompok masyarakat yang secara aktif dan vokal mengkritisi kebijakan pemerintah daerah.

Kepolisian setempat kini berada di bawah tekanan besar untuk merespons ancaman dan tuntutan Teguh Irianto, serta segera mengusut tuntas motif dan pelaku di balik insiden pembakaran tersebut. (Hans)

error: Content is protected !!