BLORA, Blok7.id – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara resmi telah mengakhiri polemik internalnya. Keputusan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) yang mengesahkan hasil Muktamar Islah disambut baik oleh seluruh kader di daerah, menjadi sinyal kuat bersatunya kembali kekuatan partai berlambang Ka’bah tersebut.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Muhammad Ahmad Faishol atau Gus Faishol, Ketua DPC PPP Kabupaten Blora periode 2022-2027, menyatakan rasa syukurnya atas penyelesaian konflik ini.
“Alhamdulillah, polemik internal partai sudah selesai melalui Muktamar Islah yang kemudian disahkan secara resmi oleh Menkumham,” ujar Gus Faishol, Selasa (7/10/2025).
Struktur Kepengurusan Baru Disahkan
Keputusan Menkumham tersebut mengesahkan struktur kepengurusan baru yang kini menjadi landasan gerak partai, yakni sebagai berikut :
- Ketua Umum: Muhamad Mardiono
- Wakil Ketua Umum: Agus Suparmanto
- Sekretaris Jenderal: Taj Yasin Maimoen (Gus Taj Yasin), yang juga menjabat Wakil Gubernur Jawa Tengah.
- Bendahara Umum: Imam Fauzan Amir Uskara (Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka’bah DPP Pusat).
Kepengurusan ini diharapkan mampu membawa energi baru dan soliditas, mempersiapkan PPP menghadapi tantangan politik ke depan.
Arah Baru: Fokus Pemilu 2029 dan Verifikasi Faktual
Dengan bersatunya dua kubu, Gus Faishol menegaskan bahwa harapan utama seluruh kader adalah PPP dapat segera berbenah dan fokus pada persiapan Pemilu 2029.
Persiapan mendesak yang menjadi sorotan utama adalah verifikasi faktual partai yang dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2026.
Tahapan krusial ini memerlukan kesiapan struktur partai hingga ke tingkat paling bawah.
“Kami mengajak semua kader untuk merapatkan barisan, menyamakan visi, dan bersama-sama mempersiapkan diri menghadapi verifikasi faktual. Ini adalah tugas besar pertama kita setelah islah,” tegas Gus Faishol.
“Saya ingin menuntaskan tugas dan amanah sebagai ketua DPC PPP Blora yang sudah mau habis,” tandasnya.
Sikap Politik Tegas
Menyikapi peta politik nasional saat ini, Faishol menegaskan sikap politik PPP.
“Saat ini, PPP secara tegas tergabung dalam koalisi pemerintahan dan kami menyatakan dukungan penuh kepada Bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran Rakabuming Raka,” tutupnya.
Soliditas internal dan posisi politik yang jelas ini diharapkan menjadi modal penting bagi PPP untuk kembali meraih kejayaan di Pemilu mendatang.
Perlu diketahui, Muktamar artinya, pertemuan besar atau kongres yang diselenggarakan oleh suatu organisasi, terutama organisasi Islam, untuk membahas masalah-masalah penting, mengambil keputusan, dan melakukan permusyawaratan tertinggi di tingkat organisasi tersebut.
Sedangkan, Islah artinya perbaikan, keselamatan, dan perdamaian. Secara bahasa, kata ini berasal dari akar kata Arab s-l-h yang bermakna ‘memperbaiki’ atau ‘menjadikan sesuatu lebih baik’.
Dalam konteks Islam, islah adalah upaya untuk mereformasi dan memperbaiki diri serta kondisi sosial, menghapus konflik, menciptakan keharmonisan, dan mengembalikan sesuatu pada posisi yang lebih baik sesuai standar Al-Quran dan Sunnah. (Hans)
