BLORA, Blok7.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan pejalan kaki terjadi di Jalan Blora-Cepu, tepatnya di depan PKU Blora, wilayah Desa Seso, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Vespa bernomor polisi K-3233-NN yang dikendarai seorang pelajar berinisial FMR (17) dengan seorang pejalan kaki berinisial S (50), warga Nglawiyan, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora.
“Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Unit Gakkum Satlantas Polres Blora, kecelakaan bermula saat sepeda motor Vespa yang dikendarai FMR melaju dari arah timur menuju barat di Jalan Blora-Cepu,” tulis laporan kejadian Laka Lantas, Unit Gakum Satlantas Polres Blora.
Sesampainya di lokasi kejadian, tepat di depan PKU Blora, korban S diketahui hendak menyeberang jalan dari arah selatan menuju utara.
Diduga karena kondisi jalan yang gelap serta jarak yang sudah terlalu dekat, pengendara tidak sempat menghindar sehingga tabrakan pun tidak dapat dielakkan.
“Akibat benturan tersebut, kedua pihak mengalami luka-luka. Pengendara Vespa mengalami luka robek di bagian belakang kepala serta lecet pada kedua kaki. Sementara pejalan kaki mengalami dugaan patah tulang pada kaki kanan dan tangan kanan serta hematoma atau benturan pada bagian dahi kiri,” terang surat itu.
Meski mengalami luka cukup serius, kedua korban dilaporkan dalam kondisi sadar dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Blora yang menerima laporan kejadian segera mendatangi lokasi untuk melakukan serangkaian tindakan kepolisian. Mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, mencatat keterangan saksi, hingga mengecek kondisi korban di PKU Blora.
Tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden tersebut. Namun, kecelakaan mengakibatkan dua orang mengalami luka ringan dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp500 ribu.
Polisi mengimbau masyarakat, baik pengendara maupun pejalan kaki, agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di malam hari, terutama ketika melintas atau menyeberang di ruas jalan dengan penerangan yang terbatas guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Sementara itu, saksi mata di lokasi kejadian sekaligus tetangga S, BK mengungkapkan bahwa korban berinisial S baru saja turun dari mobil sebelum menyeberang jalan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.
Menurut BK, saat hendak menyeberang, S diduga tidak memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah kanan maupun kiri. Pada saat bersamaan, sebuah Vespa yang dikendarai seorang pemuda melaju dari arah yang sama dan tidak sempat berhenti meski pengendaranya telah berupaya melakukan pengereman.
“Akibatnya, S tertabrak kendaraan tersebut. BK menambahkan, korban dan mobil yang ditumpanginya datang dari arah timur. Hingga saat ini, korban S diketahui masih dalam kondisi koma,” tandas BK.
(Redaksi/Hans)
