PATI, Blok7.id – Ribuan orang memadati kawasan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Jawa Tengah, hari ini, Jumat (31/10/2025).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kedatangan massa dalam jumlah besar ini bertujuan mengawal Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket terkait kebijakan Bupati Pati, Sudewo.
Situasi tegang terjadi sejak sore, di mana massa aksi yang menuntut agar Sudewo dilengserkan dari kursi kepala daerah berkumpul di sisi luar bagian Selatan Gedung DPRD Kabupaten Pati.
Pantauan di lokasi menunjukkan lautan manusia membawa sejumlah spanduk tuntutan agar Sudewo dimakzulkan (dilengserkan).
Ketegangan mencapai puncaknya ketika aksi massa diwarnai dengan pembakaran tiga ban bekas. Api yang berkobar begitu besar menghasilkan asap hitam pekat yang membubung tinggi ke langit Pati, menjadi simbol perlawanan dan mendesaknya tuntutan mereka.

Hingga jelang malam, ribuan massa masih memadati area selatan gedung DPRD dan Alun-Alun Kabupaten Pati, menunjukkan kuatnya desakan publik di tengah proses politik Hak Angket di legislatif.
Koordinator Masyarakat Pati Bersatu (MPB), Supriyono alias Botok, berulang kali mengimbau massa untuk menahan diri.
“Sekali lagi jangan terprovokasi dan melakukan tindakan-tindakan yang anarkis,” serunya di atas mobil komando, berusaha menjaga aksi tetap terkendali meski tensi di lapangan meninggi.
Masyarakat Pati kini menunggu hasil dari Rapat Paripurna Pansus Hak Angket, sementara tekanan jalanan terhadap Bupati Sudewo kian membesar dan tak terhindarkan. (Hans)
