BLORA, Blok7.id – Riuh semangat baru sepak bola Blora kembali menggema. Setelah sekian lama vakum dari kancah kompetisi, Persikaba, Laskar Arya Penangsang akhirnya menandai babak baru perjalanan mereka lewat launching resmi skuad, jajaran official, dan jersey terbaru di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Sabtu (6/12).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan deklarasi kebangkitan total menuju Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026.
Acara berlangsung meriah dengan kehadiran Bupati Blora Arief Rohman, jajaran Forkopimda, Ketua KONI Blora, serta tokoh-tokoh penting olahraga daerah.
Dukungan penuh dari berbagai elemen pemerintah dan masyarakat menjadi sinyal kuat bahwa kebangkitan Persikaba bukan isapan jempol.
Ketua DPRD Kabupaten Blora, Mustofa, menyebut momentum ini sebagai titik balik penting bagi sepak bola Blora, Minggu (7/12/2025).
“Launching ini harus menjadi awal kebangkitan total. Yang penting semangat dulu, juara akan mengikuti. Masyarakat ingin Persikaba bangkit, dan sekarang waktunya tampil dengan nyali dan energi baru,” tegasnya.
Komitmen pemerintah daerah tak berhenti pada kata-kata. Dinas Kesehatan Blora turut memberikan bantuan obat-obatan untuk memastikan kondisi fisik para pemain tetap prima sepanjang musim berlangsung.

Manajer Persikaba, Muhammad Imfroni, mengakui persiapan tim terbilang singkat, namun justru hal itulah yang memantik determinasi skuad Laskar Arya Penangsang.
“Alhamdulillah, berkat dukungan Pemkab, suporter, dan seluruh pihak, kita bisa turun di Liga 4. Jaga nama Persikaba. Meski bukan asli Blora, bermainlah dengan hati dan kesungguhan,” pesan Imfroni kepada para pemainnya.
Bupati Blora Arief Rohman turut memberikan apresiasi kepada manajemen yang dinilai terus bekerja keras menghidupkan kembali klub kebanggaan masyarakat Blora.
Persikaba dijadwalkan memulai petualangan Liga 4 dengan laga tandang ke Pati pada 23 Desember, disusul pertandingan kandang krusial melawan Persiharjo Sukoharjo pada 28 Desember.
Dua laga awal ini dipandang sebagai ujian mental dan momentum penting untuk membangun kepercayaan diri tim.
Dengan energi publik yang kembali menyala, Persikaba diharapkan mampu mengembalikan martabat sepak bola Blora dan menegaskan kembali identitas Laskar Arya Penangsang sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan di Jawa Tengah.
(Hans)
